BANK KALSEL Gelar RUPS Tahunan 2021 dan RUPS Luar Biasa 2022

- Penulis

Senin, 28 Februari 2022 - 20:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja selama tahun 2021 lalu, Bank Kalsel gelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2021 dan RUPS Luar Biasa (LB) Tahun 2022 (26/2).

Kegiatan yang dilaksanakan di Rattan Inn, Banjarmasin tersebut dihadiri oleh seluruh Pemegang Saham Bank Kalsel baik Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Walikota dan Bupati maupun Perwakilan dari 13 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.

Pada helatan ini, seluruh Pemegang Saham sepakat menerima Laporan Pengawasan yang telah disampaikan oleh Dewan Komisaris, Laporan Pertanggungjawaban Direksi.

 

BANK KALSEL Gelar RUPS Tahunan 2021 dan RUPS Luar Biasa 2022 (2)

 

Sementara untuk RUPS LB, seluruh Pemegang Saham juga sepakat menerima Laporan Permodalan dan Pembagian Laba/Hasil Usaha, termasuk dividen, yang disampaikan oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Kalsel.

Berdasarkan Laporan Pertanggungjawaban Direksi tahun buku 2021, Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya mengatakan, walau banyak dipengaruhi oleh keadaan ekonomi yang tidak menentu sebagai akibat dari Pandemi Covid-19, tetapi kondisi kinerja keuangan Bank Kalsel tahun 2021 tetap mampu bertumbuh positif dan memperoleh hasil yang cukup bagus.

“Ini bisa dilihat, pertama dari sisi aset, jika di tahun 2020 lalu kita mampu membukukan Rp14,85 triliun, maka pada tahun 2021 ini naik menjadi Rp16,53 triliun. Jika dipersentasekan ada kenaikan hingga mencapai 11,33% per Desember 2021,” terang Hana.

Kemudian dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) kinerja pertumbuhannya juga mengalami kenaikan hingga 11,69%. Jika tahun 2020 lalu DPK hanya mencapai Rp12,01 triliun, maka di tahun 2021 naik menjadi Rp13,42 triliun.

Untuk Kredit dan Pembiayaan pada tahun 2021 mencapai Rp11,11 triliun, dengan komposisi seperti Modal Kerja Rp1,63 triliun, kredit Investasi Rp3,37 triliun, Kredit konsumtif sebesar Rp6,11 triliun.

Pertumbuhan positif ditunjukkan pada kinerja Laba bersih (setelah pajak), yang dalam hal ini menunjukkan hasil yang cukup baik apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Untuk kinerja Laba bersih (setelah pajak), nilai yang berhasil dibukukan adalah Rp219,25 miliar pada tahun 2021 ini.

 

BANK KALSEL Gelar RUPS Tahunan 2021 dan RUPS Luar Biasa 2022 (3)

 

Pencapaian tersebut tumbuh 11,58% dibanding realisasi tahun 2020 lalu yang hanya mencapai Rp196,50 miliar.

Terkait kebijakan bisnis di tahun 2022, Bank Kalsel hadir dengan komitmen setia melayani dan tekad untuk senantiasa tumbuh dan berkembang melaju bersama Masyarakat Kalimantan Selatan.

Hal ini ditunjukkan dengan 2 (dua) fokus strategi, yakni Digitalisasi dan Sumber Daya Manusia.

“Transformasi Digital Bank Kalsel telah dilakukan per tanggal 15 November 2021 lalu, yang akan menjadikan proses layanan menjadi lebih Cepat, Mudah, Aman dan Nyaman. Adapun 8 Langkah strategis yang dilakukan antara lain optimalisasi pendapatan, meningkatkan efisiensi, menjaga kualitas kredit, meningkatkan digital capability dalam bisnis, meningkatkan market share bank, perbaikan kualitas dan kompetensi SDM, meningkatkan tata Kelola perusahaan dengan baik, meningkatkan permodalan bank. Dari 8 langkah strategis tersebut 2 (dua) focus utama di tahun 2022 adalah dengan pemutakhiran fitur-fitur digital baru Bank Kalsel, sehingga semua akses layanan perbankan berada dalam genggaman. Kemudian fokus kedua yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) yang adaptif dengan lingkungan digital yang sekarang ini menjadi keharusan untuk kami respon dengan sebaik-baiknya, sekaligus juga bisa memberikan layanan digital sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan,” beber Hana.

Baca Juga :   INOVASI baru Tanam Cabai Hiyung Sistem Apung di Tapin Kalsel

Menyangkut kewajiban Bank kalsel untuk memenuhi kewajiban atas ketentuan regulator yakni Modal Inti Minimum (MIM) sebesar Rp3 triliun, per Desember 2021 Bank kalsel berhasil mencatatakan modal inti sebesar Rp1,99 triliun nilai ini meningkat 6,86% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp1,86 triliun, atas hal ini Hanawijaya optimis Bank kalsel mampu memenuhi kewajiban dimaksud sesuai tenggat waktu pada Desember tahun 2024.

Plt. Komisaris Utama Bank Kalsel, Hatmansyah menyampaikan rasa optimis dan dukungan terhadap manajemen Bank Kalsel dalam menatap tahun 2022.

“Jika dilihat tantangan di tahun 2022 kali ini tentu tidak mudah bagi Bank Kalsel untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Apalagi di tahun ini, sektor perekonomian masih dihadapkan dengan kondisi Pandemi Covid-19 yang masih mencekam. Tapi dengan konsistensi dan kerjasama antar lini untuk terus berbenah dan fokus dalam bekerja, apalagi dengan digitalisasi yang dilakukan Bank Kalsel dalam memberikan kontribusi untuk memudahkan transaksi secara non-tunai, kami juga meyakini target dengan hal tersebut bisa diwujudkan secara maksimal,” tegas Hatmansyah.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor menambahkan, Bank Kalsel sebagai salah satu Badan Usaha milik Pemerintah Daerah diharapkan terus bertransformasi , mampu meningkatkan skala kinerja dan bisnisnya, lebih mampu berdaya saing dan berkontribusi bagi perekonomian daerah, serta mampu memenuhi ekspektasi seluruh stakeholders.

“Kondisi saat ini dihadapkan pada situasi masih pandemi Covid-19, juga diharapkan dalam persaingan dengan kompetitor tentu semakin berat dan tidak bisa dihindarkan. Tapi saya meyakini Bank Kalsel selalu berinovasi dalam upaya digitalisasi pelayanan perbankan dan manajemen pengelolaan sumber daya manusia. Dua hal ini sangat menentukan efektivitas proses bisnis yang diterapkan, dimana Bank Kalsel memegang peran sentral dan strategis dalam mendorong pertumbuhan perekonomian, serta akselerasi pembangunan daerah di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.(ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
SAMPAH LOW VALUE, Plastik Ciki Cikian jadi Bahan Bakar Pabrik Semen di Kalsel
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:03

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca