BANK KALSEL Akui Salah Input soal Uang Mengendap 5,1 Triliun

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 23:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby dalam rapat sinkronisasi data antara Bank Indonesia dan Bank Kalsel yang digelar pada 24 Oktober 2025 di Gedung H Lantai 8, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. (Foto: Prokopim Setda Banjarbaru)

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby dalam rapat sinkronisasi data antara Bank Indonesia dan Bank Kalsel yang digelar pada 24 Oktober 2025 di Gedung H Lantai 8, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. (Foto: Prokopim Setda Banjarbaru)

SuarIndonesia — Bank Kalsel mengklarifikasi ada kesalahan input data buntut permasalahan rekening milik Pemerintah Kota Banjarbaru yang disebut memiliki dana mengendap di bank daerah mencapai Rp5,165 triliun.

Melalui siaran pers atau rilis pers resmi Bank Kalsel dijelaskan bahwa dari Laporan Antasena LBUT-KI Keuangan Bulanan terdapat kesalahan dalam pelaporan sandi Golongan Nasabah milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kondisi yang terjadi, terlaporkan sandi Golongan Pihak Lawan S131303L (Pemerintah Kabupaten) dan S131302L (Pemerintah Kota) untuk CIF milik Pemerintah Provinsi Kalimanatan Selatan, seharusnya diisi dengan sandi S131301L (Pemerintah Provinsi).

Bank Kalsel mengungkap jumlah rekening yang terdampak akan hal tersebut mencapai 13 fasilitas.

“Sebanyak 13 fasilitas dengan total saldo Rp4.746.397.483.851,” tulis Bank Kalsel dalam keterangan yang, Senin (27/10/2025).

Dimana seharusnya fasilitas tersebut milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dengan Bank Kalsel merincikan:

Jenis: Giro
NOA 1
Saldo: 846,281,506,128.00
Golongan Nasabah : S131303L (Pemerintah Kabupaten)
Golongan Nasabah Seharusnya : S131301L (Pemerintah Provinsi).

Jenis: Giro
NOA: 2
Saldo: 115,977,723.00
Golongan Nasabah: S131302L (Pemerintah Kota)
Golongan Nasabah Seharusnya: S131301L (Pemerintah Provinsi).
Jenis: Deposito

NOA: 10
Saldo: 3,900,000,000,000.00
Golongan Nasabah: S131303L (Pemerintah Kabupaten)
Golongan Nasabah Seharusnya: S131301L (Pemerintah Provinsi).

Dengan NOA atau jumlah nasabah/rekening ada 13 maka diakumulasi total saldo sebesar 4,746,397,483,851.00 dimana seharusnya fasilitas tersebut milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga :   "B2SA" Mengantarkan Kabupaten Balangan Meraih Juara Pertama Tingkat Provinsi Kalsel

“Berdasarkan pada tabel diatas dapat dilihat bahwa semua fasilitas milik pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada pelaporan Antasena LBUT-KI Keuangan Bulanan dilaporkan sebagai milik Pemerintah Kota Banjarbaru,” dalam keterangan resmi bank milik pemerintah daerah itu.

“Adapun jumlah rekening yang terdampak dari hal tersebut adalah sebanyak 13 fasilitas dengan total saldo Rp4.746.397.483.851 dimana seharusnya fasilitas tersebut milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” tulis Bank Kalsel.

Masih dalam keterangan resmi, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui tata kelola yang transparan dan akurat.

“Kami menyadari pentingnya keakuratan data dan pelaporan bagi kepercayaan publik.

Karena itu, kami segera mengambil langkah korektif, melakukan klarifikasi kepada Bank Indonesia, dan menyelaraskan data dengan pihak terkait.

Kami memastikan seluruh laporan keuangan Bank Kalsel mencerminkan kondisi yang valid, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya. (*)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca