SuarIndonesia.com – Atlet sepeda asal Banjarmasin, Muhammad Rivaldi Syahputra dari Club Gobar Banua Polda Kalsel berhasil “merajai” event balap sepeda dunia.
Ini pada L’Etape Indonesia Tour De France 2023 yang berlangsung di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah (Loteng).
Tak tanggung-tanggung, Rivaldi menggondol empat kategori sekaligus untuk kelas utama yang dilombakan, mengungguli ratusan peserta lainya dari dalam dan luar negeri.
Saat itu ada 409 peserta dari Singapura, China, Brunei Darussalam Malaysia dan Indonesia harus menempuh 3 rute.
Yakni rute panjang sejauh 141 kilometer, rute jarak pendek sepanjang 79 kilometer, dan rute non-road sepanjang 48 kilometer.
Empat kategori yang dipertandingkan yakni Male Young Rider Below 25 years, Male Overall Category, King Of Sprint dan King Of Mountain, dijuarai Rivaldi.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, (kanan) yang full memfasilitasi, ikut bangga atas prestasi Muhammad Rivaldi Syahputra dan memberi hadiah sepeda. Foto Ist
Rivaldi berhasil menyelesaikan balapan berjarak 141 km dengan waktu tercepat 4 jam 03 menit. Sehingga berhak atas yellow jersey.
Tidak hanya itu Rivaldi juga sukses memenangi kategori raja tanjakan serta sprint.
Sehingga berhak atas green dan polkadot jersey. Sekaligus kategori white jersey sebagai peserta terbaik di bawah usia 25 tahun.
Sementara untuk kelas wanita, pesepeda asal Brazil, Bianca Marcone sukses menyabet yellow jersey. Setelah mencatatkan waktu terbaik 4 jam 44 menit untuk rute sepanjang 141 km.
Sekaligus menjadi raja tanjakan. Adapun raja sprint disabet pesepeda dalam negeri, Novia Puspita Wardani.
“Sebelum mengikuti ajang balap sepeda kelas dunia, pada Minggu (28/5/2023) lalu, saya sudah jauh-jauh hari melakukan latihan dengan jarak minimal 700 Km dalam satu minggu harus tercapai,
Ketika pertandingan semua arahan pelatih dan manager juga dilaksanakan dengan baik.
Sejak start saya bersama Rahmada Gazalib dan Abednego Evan Emanuella sudah menjalankan strategi pelatih.
Ditambah settingan sepeda dari mekanik yang mumpuni ditangan Ary Putra Wibowo, akhirnya saya bisa meninggalkan lawan dengan selisih 8 detik,” ungkap Rivaldi, sapaannya ketika dihubungi wartawan Rabu (7/6/2023).
“Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, sudah full memfasilitasi.
Sesuai arahan Kapolda, sekarang kami melakukan persiapan untuk mengikuti tiga ajang balap sepeda bergengsi di Jawa-Bali,” tambah Rivaldi.
Ia juga menyatakan rasa tak percaya sekaligus menjadikan dirinya lebih berjuang lantaran begitu besar perhatian Kapolda Kalsel yang juga hobi bersepeda ini, hingga memberinya sebuah sepeda baru yang lama diimpikan.
“Terimakasih atas hadiah sepeda balap yang sudah diberikan. Memang dari latihan sampai mengikuti ajang balap, saya hanya meminjam sepeda dari club lama saya yakni 42+ Wallout,” ucap Rivaldi, salah satu mahasiswa di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) Banjarmasin.
Diketahui ketika event, rute panjang 141 kilometer yang dilalui para pembalap mulai dari red gate sirkuit Mandalika, Kuta Mandalika, Pujut, Praya Barat, Praya Barat Daya, Jonggat depan Kantornya Bupati Lombok Tengah, Kecamatan Praya, Kopang, Janapria, Mujur Praya Timur, Praya Tengah, Bypass Mandalika dan finis di green gate Sirkuit Mandalika.
Sementara rute jarak pendek 79 kilometer, dimulai dari red gate Sirkuit Mandalika, Kuta Mandalika, Pujut, Praya, Praya Tengah (simpang 4 Batu Nyala) Bypass Mandalika dan finis di green gate Sirkuit Mandalika.
Untuk rute non-road bike 48 kilometer) mulai dari red gate Sirkuit Mandalika, Pujut, Bypass Mandalika dan finis di green gate Sirkuit Mandalika.
L’Etape Indonesia sendiri memiliki daya tarik tersendiri. Berbeda dengan seri L’Etape dunia lainya.
Selain menawarkan track panjang nan menantang dengan pemandangan alam yang indah. L’Etape Indonesia juga merupakan satu-satunya seri L’Etape yang melintasi sirkuit MotoGP. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















