800 KG Ulat Hongkong asal Jatim Diperiksa Karantina Kalsel

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 23:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 800 kilogram Ulat Hongkong asal Jawa Timur saat tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (22/5/2025). (ANTARA/HO-Karantina Kalsel)

Sebanyak 800 kilogram Ulat Hongkong asal Jawa Timur saat tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (22/5/2025). (ANTARA/HO-Karantina Kalsel)

SuarIndonesia — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pemeriksaan kelayakan terhadap 800 kilogram komoditas Ulat Hongkong asal Jawa Timur yang masuk ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalsel.

Kepala Karantina Kalsel Erwin AM Dabuke di Banjarmasin, Jumat (23/5/2025), mengatakan, Ulat Hongkong diperiksa sebelum didistribusikan di provinsi ini untuk memastikan komoditas tersebut tidak membawa hama penyakit.

“Ulat Hongkong merupakan wujud larva dari Kumbang Tenebrio Molitor, sebuah spesies kumbang gelap. Hewan ini berwarna kuning kecokelatan dan memiliki tubuh silindris,” ujarnya.

Erwin menjelaskan, meskipun dikenal sebagai hama dalam tempat penyimpanan bahan pangan, Ulat Hongkong justru banyak dibudidayakan karena kandungan nutrisi yang tinggi, terutama protein.

“Di Indonesia Ulat Hongkong banyak dimanfaatkan sebagai pakan untuk hewan peliharaan seperti burung kicau, ikan hias, reptil, atau bisa juga digunakan sebagai umpan pancing,” tutur Erwin dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Dia menyebutkan bahwa Ulat Hongkong termasuk salah satu komoditas wajib periksa karantina. Bahkan di Kalimantan Selatan, komoditas ini terbilang cukup sering dilalulintaskan.

Baca Juga :   JOB FAIR 2026 Sediakan 2.295 Loker Dalam-Luar Negeri

Berdasarkan data dari sistem Best Trust, sejak awal bulan Mei 2025 sudah ada lima kali pemasukan Ulat Hongkong yang berasal dari Jawa Timur.

Sesuai tugas, Karantina Kalsel melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap pemasukan berbagai komoditas yang berasal dari luar daerah, baik domestik maupun mancanegara.

“Setibanya di tempat pemasukan (pelabuhan), komoditas harus dilaporkan kembali kepada petugas karantina guna keperluan pemeriksaan fisik dan keabsahan dokumen,” ujar Erwin. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca