75 PERSEN Ditargetkan KPU Kalsel Pemilih di Pilkada

- Penulis

Senin, 30 November 2020 - 23:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menargetkan 79 persen partisipasi pemilih pada Pilkada Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ketua KPU Kalsel, Sarmuji mengatakan, target partisipasi pemilih itu sebenarnya sulit tercapai karena pemilihan dilakukan pada masa pandemi.

“Target kita enggak muluk-muluk juga, yaitu 79 persen. Tetapi di tengah suasana pandemi Covid-19 ya kita tetap berusaha maksimal,” ujar Sarmuji kepada wartawan, Senin (30/11/2020) usai melakukan edukasi pemilih pemula yang diselenggarakan Kesbangpol Kalsel.

Selain target 79 pemilih yang berpartisipasi, KPU Kalsel kata Sarmuji, juga menargetkan partisipasi pemilih pemula sebesar 2 persen. “Pemilih pemula itu kita target 1 hingga 2 persen, atau sekitar 200.000 lebih,” jelasnya.

Bahkan demi terealisasinya target tersebut, KPU Kalsel hingga saat ini gencar menyosialisasi pencoblosan. Termasuk, menyosialisasikan protokol kesehatan saat pemilih berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kita juga sampaikan ke pemilih bahwa jika ke TPS pakailah masker dan tetap mengatur jarak antar pemilih,” tambahnya.

 

 

Jika dalam pelaksanaannya nanti ada pemilih yang tidak menggunakan masker, maka petugas di TPS wajib memberikan masker agar hak pilih pemilih tetap bisa disalurkan. “Di TPS tetap kita sediakan masker tetapi tidak 100 persen kita sediakan,” katanya.

Ia juga mengatakan tak lama lagi, pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan. Untuk itu, Kesbangpol Kalsel terus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar menjadi pemilih yang pintar.

Kesbangpol kali ini sengaja mengundang pemilih pemula dari perwakilan mahasiswa perguruan tinggi di Kalsel, ujar Kabid Pemilu Drs H Khairul Saleh.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Kerahkan Pengamanan Debat "Pamungkas" Paslon Gubernur dan Wakil

Ia mengharapkan kaum milenial tersebut, diharapkan bisa memberikan pengetahuan politik akan hak pilihnya di pilkada Desember nanti.

Ia menjelaskan sosialisasi tersebut sangat penting diberikan terhadap kaum milenial, agar bisa nenjadi pemilih yang cerdas dan memanfaatkan hak pilihnya dengan baik.

“Karena banyak ketidaktahuan para pemilih pemula tentang pilkada nantinya, sehingga penting dilakukan edukasi tentang pendidikan politik, “paparnya.

Sementara Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel Drs H Heriansyah MSI mengatakan pemilih pemula, banyak tidak tahu akan hak pilihnya terutama pada Pilkada 9 Desember. “Padahal kita ingin haknya digunakan dengan baik sebab pilihannya tersebut dapat menentukan kemajuan Kalsel selama lima tahun mendatang,” katanya.

Dengan menentukan salah satu pilihannya tanpa harus mendapatkan instruksi dari orang lain, namun memang benar benar atas keinginan mereka. “Agar mereka menentukan hak pilihnya sesuai hati nurani mereka,” imbuhnya.

Dijelaskannya, sesuai pasal 187 UU no 10 tahun 2016 bahwa bila ada orang yang mengajak, dan memberi atau memaksa berupa materi untuk memilih salah satu calon, maka akan mendapatkan ancaman pidana enam tahun penjara dan denda satu miliar rupiah.

Untuk itu pendidikan politik ini sangat penting bagi mereka, sebagai pengetahuan bahwa setiap warga negara berhak menentukan pilihannya tak terkecuali bagi pemilih pemula. “Ini perlu disampaikan terhadap mereka akan aturan dalam menentukan hak pilih nantinya,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong
PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca