SENTRA Antasari Dirapid Test Massal Lagi, 11 Positif Dulu 5 Meninggal

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2020 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin kembali melakukan skrining kesehatan melalui rapid test secara massal di Pasar Sentra Antasari Kamis (14/05/2020).

Rapid test ini dilakukan menyusul ditemukannya 11 orang konfirmasi positif tertular Covid-19 atau virus corona. Dan dari jumlah itu 5 dinyatakan telah meninggal dunia.

“Sampai hari ini ada 11 orang yang positif, dari klaster Antasari ini, dan 5 di antaranya telah meninggal dunia,” ucap Kepala Dinkes Banjarmasin Machli, Rabu (13/05/2020).

Machli yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin mengungkapkan sedikitnya ada 200 orang yang ditargetkan untuk dirapid test secara acak.

Fokus utama rapid test ini menyasar para pedagang yang ada di kawasan pasar yang saat ini sudah ditetapkan sebagai klaster baru penyebaran virus corona di Banjarmasin tersebut.

“Besok Kamis pukul 9 pagi kami akan melakukan rapid test secara masalh dengan 4 titik dengan target 200 para pedagang yang diambil secara acak,” jelasnya.

Lebih lanjut Machli menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih melakukan analisa perkembangan dan penambahan kasus penularan dari klaster Sentra Antasari.

“Karena kami masih menganalisa adanya kemungkinan berkembangnya dan bertambahnya dari klaster Antasari ini. Sehingga hal itu perlu untuk dilakukan,” katanya.

Baca Juga :   TONGKAT KOMANDO Kapolresta Banjarmasin Dipegang Kombes Pol Riza Muttaqin, Begini Komitmen dan Prioritasnya

Selain itu Machli meyakini bahwa rapid test yang saat ini digunakan Dinkes Banjarmasin memiliki akurasi hingga mencapai 45 persen. Perhitungan ini bisa diketahui setelah dilakukan perbandingan dengan swab.

“Mamang banyak merk rapid test di pasaran. Kalau kita menggunakan merk one flow, acro dan star plus. Dari jumlah alat yang dipakai 45 persen positif setelah diuji swab,” ujarnya.

Adapun jumlah kasus di Banjarmasin dari data yang dihimpun hingga kemarin sudah ada 93 orang yang dinyatakan positif, 23 dinyatakan meninggal, dan 16 orang sembuh.

Kemudian untuk Orang dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 447 kasus, pasien dalam perawatan (PDP) 66 kasus, dan orang tanpa gejala (OTG) 374 kasus. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca