12,6 TON Udang Beku Ekspor Tujuan Jepang Diperiksa

- Penulis

Kamis, 13 Februari 2025 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Karantina Kalsel saat memeriksa udang beku yang akan diekspor ke Jepang melalui Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (ANTARA/DokPri)

Petugas Karantina Kalsel saat memeriksa udang beku yang akan diekspor ke Jepang melalui Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (ANTARA/DokPri)

SuarIndonesia — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Badan Karantina Indonesia memeriksa sebanyak 12,6 ton udang beku berbagai jenis yang akan diekspor ke Tokyo, Jepang, melalui tempat pelayanan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

“Sebelum diekspor, kami periksa terlebih dahulu agar layak sehingga dapat diterima di negara tujuan ekspor,” kata Kepala Karantina Kalsel Erwin AM Dabuke di Banjarmasin, Kamis (13/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa Balai Karantina memiliki peran vital dalam memastikan komoditas perikanan yang akan diekspor telah memenuhi standar kesehatan dan mutu yang berlaku.

“Udang beku ini telah melalui serangkaian pemeriksaan guna memastikan aman dan layak dikonsumsi nantinya di negara tujuan,” ujarnya.

Erwin menyebutkan pemeriksaan dilakukan secara detail oleh petugas karantina mulai dari pemeriksaan fisik meliputi kualitas, kesesuaian jenis dan jumlah, serta kemasannya.

Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, kata dia, karantina akan menerbitkan Health Certificate for Fish and Fish Product sebagai jaminan bahwa komoditas tersebut aman dan layak untuk diekspor ke negara tujuan.

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Selain layanan sertifikasi, Erwin mengatakan karantina juga berperan dalam memberikan edukasi kepada eksportir mengenai prosedur dan persyaratan ekspor yang harus dipenuhi agar komoditi dapat diterima oleh negara tujuan.

“Layanan edukasi kepada eksportir sebagai upaya untuk menjaga kelancaran perdagangan internasional, karena setiap negara mempunyai prosedur dan persyaratan yang berbeda-beda,” tutur Erwin dilansir dari AntaraNews. (*/ut)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca