WASPADA Praktik Investasi Bodong di Kalsel, Angka Fantastis Capai 139 Triliun

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Waspada praktik investasi bodong di Kalimantan Selatan (Kalsel), angka fantastis capai angka Rp 139 Triliun.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan kerugian masyarakat akibat praktik investasi bodong/ilegal di Provinsi Kalsel telah mencapai angka sekitar Rp 139 triliun.

“Masifnya angka kerugian tersebut mencerminkan kerentanan masyarakat yang dapat mengganggu stabilitas keuangan, khususnya pertumbuhan aset perbankan syariah yang sedang dalam tren positif,” kata Direktur Ekonomi Syariah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bappenas Rosy Wediawaty di Banjarmasin, Senin (23/2/2026).

Kondisi itu, katanya, menjadi tantangan besar terhadap potensi keuangan syariah di daerah itu, khususnya investasi ilegal dengan total kerugian mencapai Rp 139 triliun.

“Tantangan ini semakin kompleks dengan adanya tambahan 1.453 situs judi online (judol) di Kalsel yang telah diidentifikasi,” ucap Rosy saat memberikan materi pada Rapat Koordinasi Daerah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Kalsel.

Menurut Rosy, fenomena investasi ilegal dan judol ini bukan sekadar masalah kriminalitas siber, melainkan ancaman bagi literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi keuangan formal, termasuk perbankan syariah.

Ia menyampaikan bahwa hal ini terlihat dari dinamika di daerah seperti di Provinsi Kalsel, yang meskipun memiliki pangsa aset perbankan syariah terbesar di Pulau Kalimantan, tetap harus waspada terhadap distorsi ekonomi ini.

Ia mengatakan data menunjukkan aset perbankan syariah di Kalsel tumbuh dari 11,15 persen pada 2021 menjadi 34,83 persen pada akhir 2023.

Baca Juga :   RESMI DILANTIK Kapolda Kalsel Tiga Pejabat Utama, Termasuk Kapolresta Banjarmasin

Namun, dia mengingatkan bahwa pertumbuhan angka tersebut harus dibarengi dengan ketahanan masyarakat agar tidak tergiur imbal hasil tinggi dari investasi bodong.

“Penurunan nominal kredit pada sektor real estate dan jasa perusahaan sebesar minus 47,54 persen secara tahunan (yoy) per September 2024 menjadi indikator bahwa penguatan edukasi keuangan syariah sangat mendesak dilakukan untuk memitigasi risiko-risiko non-produktif tersebut,” ujar Rosy.

Bappenas mendorong sinergi lintas sektor untuk memperkuat literasi keuangan sebagai benteng pertahanan utama, karena langkah ini dinilai krusial agar aliran dana masyarakat tetap berada pada jalur ekonomi produktif dan syariah, bukan menguap pada instrumen ilegal yang merugikan secara sistemik.

Bappenas berkomitmen untuk terus mengawal transformasi ekonomi digital agar lebih inklusif dan aman, guna memastikan sektor keuangan syariah dapat tumbuh berkelanjutan tanpa terdistorsi oleh praktik keuangan ilegal yang merusak tatanan ekonomi nasional. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:40

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:06

PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:59

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04

SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Berita Terbaru

Suasana penyaluran bantuan Presiden kepada warga terdampak asap karhutla di Kuala Kurun, Selasa (27/10/2026). (Foto: Antara/Chandra)

Kalteng

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:49

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto: Istimewa)

Nasional

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:44

Foto ilustrasi yang menggambarkan suasana persiapan penyaluran BSU 2027 di lingkungan kementerian. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Ekonomi

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:37

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca