Tuntut Jurdil, Relawan 02 Demo KPU Kalsel

Tuntut Jurdil, Relawan 02 Demo KPU Kalsel

Suarindonesia – Aktivis cinta demokrasi yang tergabung dalam LSM dan relawan pendukung 02 Prabowo-Sandi, Rabu (25/04/2019) menggeruduk KPU Kalsel untuk menyuarakan aksinya berupa orasi, doa dan shalawat di depan gedung KPU Kalsel sembari membentangkan spanduk

Mereka menuntut KPU bisa berlaku adil dan jujur dalam penghitungan surat suara tanpa memihak salah satu Paslon.

Ketua DPW FPI Kota Banjarmasin Muhammad Ruzaini sekaligus relawan 02 Prabowo-Sandi menyebut seluruh aparat bisa berlaku jujur dan adil dalam mengawal proses penghitungan.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada seluruh relawan untuj terus mengawal proses penghitungan surat suara di tingkat kecamatan hingga selesai. Terutama menyiapkan mental dan tetap semangat agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan jujur dan adil.

“Jangan sampai ada kecurangan seperti di daerah lain. Jika ada laporkan dan terus dikejar,” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kalsel Nur Zazin menyatakan jangan berprasangka buruk terhadap penyelenggara pemilu. Sebab menurutnya, Allah maha tahu apa yang saat ini dari pihak KPU lakukan.

“Kalau kami curang bukan kalian saja yang menghukum. Melainkan Allah,” katanya.

Untuk itu, dirinya mengaku komitmen terhadap tugas yang diembannya dengan
meminta doa untuk diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjaga amanah.

Setali tiga uang, Komisioner KPU Kalsel Siswandi Reya’an menambahkan bahwa Allah akan menghukum dan melaknat jika penyelenggara pemilu melakukan kecurangan.

Saat ini tahapan proses penghitungan suara diakuinya sedang berlangsung di tingkat kecamatan sebelum didistribusikan ke Kabupaten/Kota, Provinsi hingga ke KPU RI.

“Maka dari itu kawal penghitungan suara di kecamatan. Jika ada yang kurang berkenan sampaikan ke Bawaslu. Satu suara pemilih saja diselewengkan, tentu kami tidak rela diambil. Itu komitmen kami,” ucapnya.

Siswandi menambahkan, jika ada melakukan rekapitulasi di kecamatan secara tertutup, dimohon segera laporkan selama memenuhi persyaratan.

“Tolong laporkan ke KPU atau Bawaslu. Kami terbuka menerima kritikan,” tutupnya.(SU)

 333 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: