Tumpukan Sampah Sumbat Kolong Jembatan Antasari

- Penulis

Senin, 10 Desember 2018 - 18:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pemandangan kurang sedap ketika melewati jembatan Antasari karena aliran sungai Martapura yang melewati di bawah jembatan tersebut tersumbat mendapat kiriman tumpukan sampah organik dan anorganik seperti eceng gondok, bambu, dan sampah plastik lainnya.

Dari pantauan di lapangan banyak ditemukan adanya tumpukan sampah yang berserakkam, sehingga membuat aliran sungai menjadi tercemar serta mengganggu aktivitas lalu lintas sungai yang keluar masuk Kota Banjarmasin menjadi tersumbat.

Anang, seorang warga yang ingin melintas sungai tersebut menggunakan perahunya, nengatakan tumpukan sampah mengikuti arus sungai. Ketika arus sungai surut sampah menumpuk di Jembatan Antasari. Namun ketika sungai mengalami pasang maka sampah ikuy terbawa arus dan menumpuk di Jembatan Pasar Lama.

Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Ir Thony menyampaikan sudah menurunkan kapal sapu-sapu untuk mengatasi tumpukan sampah di bawah Jembatan Antasari. Namun karena volume sampah yang besar cukup membutuhkan waktu untuk membuang sampah tersebut ke daerah Sungai Gampa.

“Tidak mudah ya, perlu waktu 3 sampai 4 jam untuk mengirim sampah ini ke Sungai Gampa karena jarak yang jauh dan laju kapal sapu-sapu yang terbatas. Kita masih upayakan, dan juga dibantu pihak dishub tadi untuk melancarkan jalur transportasi air agar tidak tertutup,” ucapnya kepada awak media di lokasi Siring, Senin (10/12) siang.

Ketika melakukan pantauan di lapangan banyak warga yang mengeluhkan jalur wisata susur sungai terhambat karena penumpukkan sampah kiriman tersebut. Salah satunya Ihsan, warga dari Jalan Veteran menyampaikan jika malam hari arus pasang, maka jalur susur sungai arah kampung hijau yang tertutup. Ketika arus berbalik surut, maka tumpukkan sampah tersebut menumpuk di Jembatan .

Baca Juga :   ROKOK ILEGAL, Puluhan Ribu Disita Polsek KPL Banjarmasin

Kabid Promosi Pengembangan Pariwisata, Ir H Khuzaimi membenarkan memang dengan tumpukan sampah kiriman tersebut sangat mengganggu jalur wisata susur sungai.

“Seperti yang terjadi tadi malam ada kelotok kita 6 buah yang diderek secara paksa untuk memasuki Sungai Martapura yang melintas di depan Siring Piere Tendean dan Siring Bekantan,” ucap Khuzaimi.

Lebih lanjut Khuzaimi menuturkan jika diperlukan pihak disbudpar bisa saja menurunkan kelotok untuk membantu mengurai tumpukan sampah tersebut agar larut menjauh dari dua jembatan tersebut.

“Kita siap turunkan kelotok 6 buah untuk membantu menguraikan sampah ini larut menjauh dari sungai ini. Karena seperti yang kita ketahui di aliran Sungai Martapura yang tertumpuk sampah merupakan bagian dari jalur wisata susur sungai,” kata Khuzaimi.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:40

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13

POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:59

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04

SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto: Istimewa)

Nasional

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:44

Foto ilustrasi yang menggambarkan suasana persiapan penyaluran BSU 2027 di lingkungan kementerian. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Ekonomi

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:37

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca