Suarindonesia – Pada umumnya usia truk sampah Pemko Banjarmasin di atas 5 tahun. Namun dengan keterbatasan dana yang dimiliki akhirnya truk sampah meski usianya sudah tua tetap difungsikan dan ada lima unit truk angkutan sampah Pemko Banjarmasin masih belum difungsikan.
Dari pengamatan Suarindonesia truk sampah di parkir di belakang balai kota, di mana armada yang dibeli dari anggaran perubahan APBD kota 2018 dengan harga kurang lebih Rp1,75 miliar itu saat ini hanya ditutup terpal. Maklum pemko memang tak punya lahan parkir yang mencukupi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Drs H Mukhyar saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, jika truk tersebut dibeli untuk keperluan angkutan sampah dari kota ke TPA regional milik Pemprov Kalsel.
“Kemarin kita beli dari APBD perubahan 2018. Harganya kurang lebih Rp350 juta per unit,” ucapnya di balai kota.
DLH hingga kini masih menunggu kepastian kapan TPA yang masuk dalam program Banjar Bakula itu operasional. Mengingat sesuai kesepakatan dalam MoU antara pemkot dan pemprov pada 2018, TPA itu akan beroperasi awal 2019.
“Tapi sampai sekarang masih belum juga. Kami sempat menyampaikan surat, katanya awal Maret. Setelah ditunggu-tunggu hingga Maret berakhir masih tak ada kabar,” jelas Mukhyar.
Akibat belum adanya kepastian itu, DLH berencana banting setir. Armada itu akan dialihfungsikan guna peremajaan angkutan sampah kota. Mengingat angkutan milik kota juga sudah banyak yang uzur.
Kendati demikian ,yang menjadi dilema ujar Mukhyar, andai itu dilakukan tentu akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) jika di tengah jalan TPA yang terletak di Banjarbaru itu operasional.
Pasalnya, jumlah tenaga untuk angkutan di kota dengan di TPA berbeda. Dia merencanakan, untuk kota diperlukan lima petugas. Sedang untuk TPA hanya dua orang.
Untuk menghindari itu, DLH membuat kebijakan. Hanya beberapa yang akan dialihfungsikan guna peremajaan angkutan sampah kota.
“Dua sampai tiga akan kami alih fungsikan untuk peremajaan. Sisanya standby sebelum TPA operasional kami gunakan untuk situasional,” demikian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Drs H Mukhyar.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















