TERTUNDA, Peningkatan Jembatan Sulawesi I karena Imbas Corona

- Penulis

Jumat, 10 April 2020 - 20:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Peningkatan Jembatan Sulawesi I kembali tertunda tahun ini. Penundaan ini menyusul adanya kebijakan pemerintah pusat terkait pengalihan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pemerintah pusat mengalihkan seluruh anggaran untuk kegiatan fisik yang bersumber dari DAK di 2020 guna penanganan virus corona (Covid-19), terkecuali sektor kesehatan dan pendidikan.

Pemko Banjarmasin sudah mewacanakan peningkatan jembatan penghubung antara Jalan Sulawesi dan Masjid Jami di 2020 ini dengan anggaran dari DAK sekitar Rp12,5 miliar.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Arifin Noor mengatakan, pihaknya tentu tak bisa berbuat banyak terkait adanya penundaan ini. Meski, sudah ada pemenang lelang proyek tersebut.

“Kita kemarin dalam proses penentuan pemenang lelang, maka dengan berat hati akhirnya menunda semua prosesnya,” ucapnya.

Arifin mengungkapkan, sebenarnya proyek peningkatan jembatan yang sudah beberapa kali tertunda itu sebenarnya bisa dikerjakan seandainya sudah memasuki tahapan tandatangan kontrak.

“Sesuai petunjuk pemerintah pusat semua kegiatan fisik dari DAK ditangguhkan untuk yang belum tandatangan kontrak. Salah satunya jembatan Sulawesi,” jelasnya.

Selain peningkatan jembatan, juga ada beberapa kegiatan yang terdampak akibat adanya kebijakan pemerintah pusat tersebut. Seperti halnya pemeliharaan jalan di wilayah Banjarmasin Selatan.

“Selain jembatan itu yang menggunakan DAK juga ada satu paket jalan di wilayah Banjarmasin Selatan. Itu kemarin belum proses lelang. Anggarannya sekitar Rp5 miliar. Jadi totalnya sama jembatan sekitar Rp17,5 miliar,” ujar Arifin.

Baca Juga :   KALSEL JUARA Umum Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia 2024

Kendati demikian, sifat penundaan jalan berbeda dengan jembatan. Sebab penundaan hanya bersifat pengubahan waktu di tahun yang sama.

Arifin mengungkapkan, pihaknya akan mengupayakan menganggarkan kembali proyek pemeliharaan jalan tersebut di anggaran perubahan nanti dengan harapan kondisi sudah membaik.

“Kalau jembatan kan agak susah, perlu waktu banyak. Kalau jalan di September pun masih bisa dikejar. Kecuali jembatan tak mungkin perlu waktu banyak,” imbuh Arifin.

Adapun untuk kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) juga ada beberapa yang dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Tercatat, sedikitnya ada Rp20 miliar anggaran PUPR dari APBD yang digeser untuk penanganan wabah virus corona yang dilakukan Pemko Banjarmasin.

Anggaran diambil dari beberapa kegiatan, seperti perjalanan dinas maupun sosialisasi. Kemudian juga beberapa kegiatan fisik yang tak bersifat urgent.

“Seperti perjalanan dinas, dan kegiatan sosialisasi, pengerjaan. Kemudian juga kegiatan yang masih bisa ditunda seperti pembangunan jaringan perpipaan IPAL, juga siring di Sungai Martapura misal itu juga masih bisa ditunda,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
PASAR MURAH ke-35 Digelar Disperindag Balangan, Warga Terbantu
PEMBINAAN Mental Spiritual ASN Sekretariat DPRD Kalsel
SEORANG PRIA TERGELETAK Tak Bernyawa dengan Mulut Berbusa di Halaman Masjid

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca