SuarIndonesia – Anggota DPRD Provinsi Kalsel Firman Yusi, melakukan tebar bibit belut perdana di Desa Palapi, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong.
Menurut Firman Yusi, sedikitnya 15 kg bibit belut ditabur dalam kolam milik komunitas anak muda binaannya..
Politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga menjelaskan, kegiatan yang dilakukan merupakan rangkaian reses bulan oktober 2020 lalu, awalnya keinginan dari pemuda desa palapi berkeinginan jadi wirausaha.
Lanjutnya, para pemuda tersebut diberikan fasilitas, pelatihan pendidikan wirausaha, diajarkan langsung pembimbing yang sudah berkompeten atau pelaku usaha yang sudah berpengalaman.
“Para anak muda harus diberi ruang untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam belajar berwirausaha,” ujarnya baru-baru ini.
Wirausaha muda harus mampu melihat peluang dari kondisi di sekitarnya untuk dimanfaatkan menjadi usaha baru
“Anak muda memang harus berani bermimpi dan peka terhadap kondisi di sekitarnya”ujarnya.
Firman Yusi yang juga Ketua Bidang Pembinaan Desa, Tani dan Nelayan DPW PKS Kalimantan Selatan menambahkan, usaha budidaya belut masih memiliki peluang pasar yang baik.
Ini bisa dibuktikan dengan kebutuhan dan permintaan yang masih cukup besar di pasar lokal.
“Saya yakin usaha belut ini cukup menjanjikan, untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal,” bebernya.
Untuk di desa Palapi, sudah membangun 10 kolam budidaya belut, setiap kolam dapat menghasilkan hingga 200 kg belut dalam sekali panen.
“Harapan kita, jangan hanya 200 kg dalam sekali panen, namun bisa ditingkatkan sampai 500 kg dalam satu kolam”
Kendala yang sering dihadapi, sulitnya mendapatkan bibit, bahkan dalam pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan harus mendatangkan bibit dari luar kalimantan dengan biaya yang cukup besar.
“Kami berupaya tengah mengembangkan usaha penyediaan bibit belut, hingga ke depan tidak akan mengalami kesulitan lagi dalam memenuhi kebutuhan bibit belut di Kalimantan Selatan,” ucapnya lagi.
Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel ini berharap kegiatan yang telah dirintisnya dapat direplikasi daerah-daerah lain, dan dalam bentuk usaha yang lain pula sehingga ketergantungan pekerja pada sektor industri dapat dikurang.
Wirausaha muda juga nanti dipastikan akan membantu menyerap angkatan kerja. Sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, saya sangat berharap kegiatan seperti ini nantinya akan mendapat dukungan dari pemerintah provinsi.
“Pengembangan wirausaha muda ini juga sekaligus merupakan usaha kita keluar dari dampak bencana wabah penyakit (covid-19) yang sampai sekarang masih menghantui kita,” tutup Firman Yusi (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















