SUDAH Mencapai 60 Persen Pengerjaan IPA 500 Liter Perdetik

SUDAH Mencapai 60 Persen Pengerjaan IPA 500 Liter Perdetik

Suarindonesia – Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah (PPPW) Kalimantan Selatan sedang menyelesaikan pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) Pinus II 500 liter perdetik.

Progres saat ini sudah mencapai 60 persen tinggal pengerjaan bangunan beton.

Diperkirakan 3 bulan ke depan pengerjaan beton sudah rampung. Penyedia jasa mempunyai waktu hingga Desember mendatang untuk menyelesaikan semua pekerjaan.

Dijelaskan PPK Pengembangan Air Minum Satker PPPW Kalsel, Anthony Magma, pengerjaan yang sedang digarap saat ini cor lantai dan dinding.

“Harapannya tiga bulan kedepan sudah jadi. Memang ketika PPKM darurat logistik yang dari Pulau Jawa sedikit terlambat,” kata Antony Magma.

Diterangkan Antony, pembangunan IPA di Pinus II ini dalam rangka penyediaan air minum melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula. Kapasitas yang dimiliki SPAM Banjarbakuka saat ini hanya 250 liter per detik, jika sudah selesai akan ditambah lagi menjadi 500 liter perdetik.

Proyek instalasi pengolahan air (IPA) di Pinus II berada di lokasi areal hutan Pinus Banjarbaru. Kontrak senilai kurang lebih Rp94 miliar dirancang sampai akhir 2021.

“Ya sejauh ini harus optimis selesai sampai target yang sudah ada,” kata Anthony Magma.

Dijelaskan dia, IPA 500 liter per detik tersebut setara 40.000 rumah, sebab 1 liter per detik setara dengan konsumsi air untuk 80 rumah. IPA 500 liter per detik akan dibangun lengkap dengan semua komponen penunjang.

Di dalamnya mencakup sistem Supervisory Control And Data Acquisition (Scada) atau sistem kendali industri berbasis komputer yang dipakai untuk pengontrolan suatu proses, juga ada elektroklorinasi, dan sejenisnya.

Ia mengatakan suplai air tetap didistribusikan dari Intake Bendungan Karang Intan.(RW)

 270 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: