“SEGERA” Dirjen Didisposisi Dukung Pengembangan Inovasi Padi Apung di Kalsel

- Penulis

Selasa, 23 Mei 2023 - 19:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia.com – Budidaya padi apung yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di apresiasi Direktorat Jendral (Dirjen) Tanaman Pangan Republik Indonesia.

“Selamat sukses uji coba inovasi padi apung yang merupakan hal baru telah dilaksanakan,” kata  Sekretaris Dirjen Tanaman Pangan Republik Indonesia, Ir. Bambang Pamuji, M.Si.

Ini, saat kunjungan kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel.

Berlangsung di gedung Dirjen Tanaman Pangan Republik Indonesia, Jakarta Selatan, pada Senin, (22/5/2023).

Bambang Pamuji juga mengatakan bahwa hal ini merupakan semangat baru untuk masyarakat Kalsel, dan segera untuk meningkatkan produksi tanaman pangan.

Dirinya juga berharap surat yang sebelumnya dilayangkan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel segera didisposisi ke Dirjen Tanaman Pangan, sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo, menjelaskan bahwa inovasi padi apung  merupakan upaya pemerintah untuk memanfaatkan dan mengembangkan potensi lahan rawa yang terendam.

Padi apung merupakan solusi dari permasalahan di Kalsel.

Sebab, kondisi lahan pertanian semakin berkurang akibat bencana banjir yang beberapa kali melanda banua.

Oleh sebab itu, harus dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya

Imam Suprastowo berharap, dengan memperkenalkan inovasi padi apung  ke Dirjen Tanaman Pangan Republik Indonesia, Kalsel mendapatkan support dari pusat untuk pengembangan ke depan.

“Kalsel sejauh ini merupakan salah satu provinsi penyangga pangan di Kalimantan, dibanding provinsi lainnya.

Kalsel juga merupakan daerah yang selalu surplus dalam hal panen padi.

Baca Juga :   PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Makanya, sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) ke depan, inovasi ini sangat potensial untuk dikembangkan,” tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., yang dalam kesempatan tersebut turut mendampingi Komisi II, berharap inovasi ini adanya sinergi dari Kementerian dalam rangka mendukung pengembangan sehingga dapat berkelanjutan dan tidak terhenti di tengah jalan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman juga mengatakan potensi dari inovasi padi apung ini.

Menurutnya, selain solusi, hal ini juga merupakan suatu peluang.

Betapa tidak, ia mengatakan jika inovasi ini dikembangkan, maka panen tidak lagi bergantung dengan musim.

Dari uji coba di sejumlah kabupaten di Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan bahwa per satu hektare, padi apung ini mampu menghasilkan sekitar 7 ton padi.

Ia juga mengklaim bahwa metode ini cocok untuk segala varietas padi.

Bahkan, alatnya terbilang simpel, hanya dengan styrofoam dan pot plastik, dan dapat digunakan hingga 10 kali panen.

Karenanya, Syamsir Rahman berharap pihak kementerian mendukung pengembangan ini.

Ia juga mengaku bahwa pihaknya sudah bersurat kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia berkaitan dengan hal ini. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
BANK KALSEL Hadirkan QRIS AKSEL, Transaksi Tanpa Uang Receh
DUKUNG UMKM Lokal, Beli Oleh-oleh Amuntai Pakai AKSEL Bank Kalsel
BAYAR PAJAK Kendaraan Tanpa Antre, AKSEL Bank Kalsel Hadirkan E-Samsat
UPZ Bank Kalsel Ucapkan Selamat atas Raihan BAZNAS Provinsi Terbaik 2026
AKSEL University Bank Kalsel Siap Tingkatkan Kompetensi SDM
AKSEL University Bank Kalsel Siap Tingkatkan Kompetensi SDM
DUKUNG Barito Putera, Bank Kalsel Bagikan 10 Tiket Nonton Gratis

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:19

9 ORANG UTAN Dipindahkan ke Suaka Lamandau, 2 Lainnya Dirawat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32