REVITALISASI KWK Mandiri Peninggalan H Muhidin Dijanjikan AnandaMu

- Penulis

Senin, 19 Oktober 2020 - 20:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Mandiri merupakan kawasan kuliner yang dibangun pada era Walikota Banjarmasin H Muhidin.

Dengan letaknya yang di tengah kota, serta pemandangannya yang langsung berada di samping Sungai Martapura dan berhadapan dengan patung bekantan maskot Kota Banjarmasin. Harusnya wisata kuliner ini bisa menjadi kebanggaan warga Kota Banjarmasin.

Namun sayangnya pengelolaan yang kurang baik, menjadikan KWK Mandiri kini kondisinya kian memprihatinkan. Apalagi saat pandemi Covid-19 mewabah di Kota Banjarmasin, hanya tersisa 10 buah lapak UMKM yang buka dari sekitar 54 buah lapak yang sebelumnya menghuni KWK Mandiri.

Sebelum pandemi saja sudah sangat sepi. Apalagi sejak adanya pandemi Covid-19 ini banyak sudah teman-teman UMKM yang menutup lapaknya di KWK Mandiri. Hal itu karena omset mereka turun drastis hingga mencapai 50 persen,” keluh salah satu penghuni lapak KWK Mandiri Santi belum lama tadi.

Selain persoalan penurunan omset, beberapa fasilitas yang tersedia di KWK Mandiri juga kondisinya sudah rusak. Salah satunya pipa PD PAL untuk membuang limbah sisa makanan yang tidak bisa lagi dipakai karena mengalami kebocoran.

“Kemudian permasalahan lainnya adalah soal keamanan. Karena pengurus koperasinya bubar, maka masalah keamanan menjadi tanggungjawab masing-masing UMKM saja lagi,” tambahnya.

Dirinya berharap ke depannya ada upaya dari pasangan Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin terpilih agar bisa merevitalisasi KWK Mandiri agar nyaman dan ramai lagi dikunjungi oleh masyarakat seperti 5 tahun silam.

“Dulu saat awal diresmikan sampai 5 tahun beroperasi, siang hari kami biasanya sudah dapat ratusan ribu rupiah. Nah sekarang mencari pendapatan sampai 50 ribu rupiah saja susahnya bukan main,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Walikota Banjarmasin Hj Ananda yang berkesempatan mengunjungi KWK Mandiri, berkomitmen untuk merevitalisasi KWK Mandiri peninggalan era Walikota Banjarmasin H Muhidin agar kembali ramai dikunjungi oleh masyarakat.

Baca Juga :   LANJUTKAN Perjuangan Pahlawan, Begini Pesan Ketua DPRD Kalsel

Baginya KWK Mandiri jika dibenahi infrastrukturnya, dikelola dengan baik tempatnya secara profesional hingga disulap menjadi sebuah tempat yang keren dan khas anak muda, bisa menjadikan kawasan ini wadah tongkrongan yang menarik untuk dikunjungi masyarakat Kota Banjarmasin.

“Apalagi viewnya ini loh berseberangan langsung dengan patung bekantan dan tepat di samping Sungai Martapura. Harusnya bisa menjadikan KWK Mandiri tempat tongkrongan yang paling keren di Kota Banjarmasin, bukan malah sebaliknya,” tegas mantan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin itu.

Bahkan dalam kesempatan tersebut dirinya juga berkomitmen untuk melakukan pembinaan usaha yang berkelanjutaan kepada UMKM yang ada di KWK Mandiri melalui program Rumah perezekian.

“Tujuannya agar mereka bisa dibina menjadi UMKM yang tangguh dan mampu mengembangkan usahanya lebih baik lagi. Nantinya di Rumah Perezekian mereka akan diberikan pendampingan, pelatihan, bantuan promosi hingga permodalan dengan menggandeng perbankan hingga BUMN,” tukas Runner Up 1 Puteri Indonesia Tahun 2006 ini.

Sekedar diketahui, Calon Walikota Banjarmasin Hj Ananda dan Calon Wakil Walikota Banjarmasin Ustadz H Mushaffa Zakir Lc nomor urut 4 dengan tagline Berbenah Bersama ini diusung oleh sejumlah partai politik parlemen maupun non parlemen. Di antaranya PAN, PKS, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKPI, Perindo dan Partai Garuda.

Ada 4 program unggulan yang juga ditawarkan pasangan yang mewakili kaum ibu dan millenial ini, yaitu pertama Gerakan Dorong Usaha Lokal Untuk Baik Kelas (Gendong Ulun), kedua bertahan pulih bangkit hingga Covid 19 selesai (Batapih Bahalai), ketiga Emak Berdaya Tangguh Pandai dan Berpenghasilan (Ember Tapasan) dan keempat Bantuan Pendidikan Selama Pandemi (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERTAMBAH LAGI, Peserta SPPI Meninggal saat Latmil Jadi 4 Orang
BERGESER JABATAN Sejumlah “PAMEN” Lingkup Polda Kalsel, Termasuk Lima Kapolres
MANGKIR, Empat Pejabat PDAM Batola Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan dan Dijebloskan ke Lapas
DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak
RIBUAN PAKET SEMBAKO Disalurkan Polda Kalsel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
DIPERSIAPKAN Pemprov Kalsel Lima langkah Penguatan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat
INDONESIA Hentikan Impor Solar Menyusul mandatori B50
POLICE EXPO 2026 Digelar Polda Kalsel Momentum Semakin Mendekatkan dengan Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:23

PENGAKUAN PEMBUNUH Kakak Ipar, Sakit Hati Sering Ribut dan Pemukulan

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:43

RESMI DITUTUP Sekdaprov Kalsel MTQN Tingkat Provinsi di Batola, Piala Bergilir dan Tetap Diraih Kota Banjarmasin

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:16

BERTAMBAH LAGI, Peserta SPPI Meninggal saat Latmil Jadi 4 Orang

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:39

MANGKIR, Empat Pejabat PDAM Batola Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan dan Dijebloskan ke Lapas

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20

DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:59

RIBUAN PAKET SEMBAKO Disalurkan Polda Kalsel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:55

DIPERSIAPKAN Pemprov Kalsel Lima langkah Penguatan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:20

BURONAN PEMBUNUH Kakak Ipar Diringkus Polresta Banjarmasin di Pahandut Kalteng

Berita Terbaru

Plaza Seremoni IKN tampak dariu udara. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

PLAZA Seremoni IKN Raih Honour Award

Jumat, 26 Jun 2026 - 22:03

Belanda dan Jepang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (IMAGN IMAGES via Reuters/JAY BIGGERSTAFF)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Klasemen dan Tim yang Lolos

Jumat, 26 Jun 2026 - 19:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca