PT CONCH Angkut Semen Melebihi Batas Tonase, Aspirasi Disampaikan ke DPRD Kalsel

PT CONCH Angkut Semen Melebihi Batas Tonase, Aspirasi Disampaikan ke DPRD Kalsel

SuarIndonesia – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabalong sampaikan aspirasi dari masyarakat tabalong ke Dewan Provinsi Kalsel, dimana ada angkutan PT. Conch mengangkut semen yang melewati jalan melebihi batas tonase,

“Harapan kita dewan Kalsel bisa carikan solusi,” ucap Ketua DPRD Tabalong H Mustafa Kamis (8/7/2021)

Menurut Mustafa, mengangkut semen yang melewati jalan melebihi batas tonase, mengakibatkan kerusakan jalan karena tidak sesuai fungsinya

“Kekuatan jalan hanya 10 ton namun dilalui melebihi batas, kami minta bisa ditingkatkan fungsinya,” kata H Mustafa

Ada beberapa solusi yang ditawarkan pihak DPRD Tabalong untuk menyelesaikan masalah kerusakan jalan akibat angkutan berat.

“Pertama dengan mengurangi tonase atau muatan sesuai standar jalan misalnya tidak boleh melebihi 10 ton.

Kedua meningkatkan kualitas jalan negara dari kelas II ke kelas I sehingga bisa dilewati kendaraan bertonase besar. Apalagi Kabupaten Tabalong merupakan daerah penunjang Ibu Kota Negara (IKN) di Panajam Kaltim, jadi kualitas jalan harus mendukung,” katanya.

Sebelumnya aksi warga masyarakat Tabalong terkait persoalan jalan tersebut selama tiga hari berturut-turut, 31 Mei – 2 Juli 2021.

“Selain itu, mereka (warga masyarakat) meminta realisasi/tindak lanjut tuntutan tersebut paling lama tujuh hari,” ujarnya

Tuntutan warga masyarakat Tabalong saat aksi tersebut meminta pembatasan tonase angkutan sesuai kapasitas jalan maksimal sepuluh ton, jam angkutan operasional pukul 22.00 – 06.00 Wita, dan pemerintah segera menindaklanjuti pembangunan jembatan timbang.

“Komitmen atas tuntutan tersebut pelaksanaannya paling lambat selama tujuh hari setelah kegiatan aksi. Bila tidak menaati tuntutan masyarakat itu akan ada aksi lanjutan dengan pembuatan portal,” kata Mustafa.

Berikut : Lima Tuntutan Warga Tabalong 1.Pembatasan Tonase. 2.Pemberlakuan Jam Operasional. 3.Segera bangun jembatan timbang. 4.Dalam 7 hari kerja sudah terealisasi. 5.Apabila tidak ada realisasi akan ada aksi lanjutan dan pembangunan portal.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel Sahrujani membidangi Pembangunan dan Infrastruktur membenarkan kedatangan wakil rakyat Tabalong sehubungan dengan protes masyarakat akibat kerusakan jalan akibat angkutan semen produksi Pabrik Conch di Kecamatan Muara Uya Tabalong yang menggunakan tronton bermuatan melebihi daya beban jalan.

Menanggapi lima tuntutan warga masyarakat Tabalong yang disampaikan Pimpinan DPRD kabupaten tersebut, Komisi III lembaga legislatif tingkat provinsi itu akan segera menindaklanjuti dengan pihak terkait.

“Insya Allah, kami akan menggelar rapat koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI Kalsel, Dinas Perhubungan (Dishub), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) provinsi setempat,” ujarnya.

“Kami juga akan merapatkan hal ini dengan pihak Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda),” kata Ketua Komisi III DPRD Kalsel Sahrujani yang juga wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong tersebut.

Persoalan kerusakan jalan di Tabalong, HSU dan Balangan terkait armada semen Conch berlangsung cukup lama.

“Selain sejumlah ruas jalan yang rusak, warga juga protes karena ada jembatan yang rusak tidak bisa dilewati akibat angkutan semen yang melebihi kapasitas,” ujarnya.

Sebelumnya Dewan Provinsi Komisi III mengapresiasi perjuangan warga masyarakat Kabupaten Tabalong terkait persoalan jalan.

“kami mengapresiasi aksi damai warga masyarakat Bumi Saraba Kawa Tabalong sehingga daerah tetap kondusif,” (HM)

 1,087 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: