PELAJARI Pengelolaan RSUD, Komisi IV DPRD Kalsel Studi Komparasi ke Jawa Barat

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Guna membenahi kualitas layanan kesehatan di daerah, Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Jawa Barat, Selasa (10/2/2026).

Kunjungan fokus mempelajari penerapan status Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat Kalsel terkait mutu layanan rumah sakit, mulai dari antrean panjang hingga keterbatasan fasilitas.

Status UOBK dinilai sebagai salah satu solusi untuk memberikan fleksibilitas pengelolaan yang lebih profesional.

Rombongan Komisi IV yang dipimpin oleh Nor Fajri diterima langsung oleh Staf Komisi V DPRD Jawa Barat, Supriono, di Ruang Komisi V Gedung DPRD Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Supriono menjelaskan bahwa penerapan UOBK di Jawa Barat bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan instrumen untuk mendorong profesionalisme.

Namun, ia menekankan bahwa fleksibilitas tersebut menuntut pengawasan legislatif yang lebih ketat.

“Fleksibilitas akan berdampak positif jika didukung kesiapan SDM, kepastian anggaran, dan mekanisme pengawasan yang jelas.

Baca Juga :   INDOMARET FUN RUN 2026 Hadir di Banjarmasin, Ajak Peserta Berlari Sambil Menikmati Ikon Kota

Tanpa pengawasan kuat, skema ini berisiko menjauh dari tujuan awalnya,” ujar Supriono.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Nor Fajri, menyatakan bahwa masukan dari Jawa Barat memberikan gambaran nyata mengenai peluang dan risiko kebijakan UOBK.

Ia menegaskan bahwa hasil studi ini akan menjadi bahan pertimbangan serius dalam merumuskan rekomendasi kebijakan di Kalsel.

“Kami akan mengkaji masukan ini secara mendalam. Kami ingin memastikan kebijakan yang diambil nanti benar-benar berdampak nyata pada peningkatan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat Kalsel, bukan sekadar urusan administratif,” tegas Fajri. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERBAKAR GUDANG Penyimpan Barang Bangunan di Samping Wisma Antasari, Tiga Motor Buruh Turut Hangus
RESIDIVIS Bobol Minimarket di Benua Anyar, Gasak Uang ,5 Juta
WARGA Paminggir Minta Supian HK Tuntaskan Titian Rintisan–Pal Batu
RESES di Satui, Warga Keluhkan Asap Karhutla dan Air Bersih
TIM PENYELAM Evakuasi Satu Jenazah Kru Helikopter Mi-17, Langsung Diterbangkan ke Jakarta
BANDAR SABU Berusaha Tikam Polisi Berakhir Ditembak
KOMPLOTAN BERSENPI Menjarah Sawit Milik PT PSA Rampa Estate Diringkus Polres Kotabaru
JAGA WARISAN SEJARAH, Ini Aksi Polsek Banjarmasin Utara di Museum Wasaka
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 18:03

TERBAKAR GUDANG Penyimpan Barang Bangunan di Samping Wisma Antasari, Tiga Motor Buruh Turut Hangus

Sabtu, 7 November 2026 - 17:42

RESIDIVIS Bobol Minimarket di Benua Anyar, Gasak Uang ,5 Juta

Sabtu, 7 November 2026 - 17:28

WARGA Paminggir Minta Supian HK Tuntaskan Titian Rintisan–Pal Batu

Sabtu, 7 November 2026 - 17:24

RESES di Satui, Warga Keluhkan Asap Karhutla dan Air Bersih

Jumat, 6 November 2026 - 21:59

KOMPLOTAN BERSENPI Menjarah Sawit Milik PT PSA Rampa Estate Diringkus Polres Kotabaru

Jumat, 6 November 2026 - 17:48

JAGA WARISAN SEJARAH, Ini Aksi Polsek Banjarmasin Utara di Museum Wasaka

Jumat, 6 November 2026 - 17:35

PERKETAT Penerapan Larangan Penggunaan Vape di Lingkungan Kepolisian Banjarmasin

Jumat, 6 November 2026 - 13:57

LUAR BIASA ! Sosok AKBP Arifin Sukses Menciptakan Aplikasi SIRANMOR Mewujudkan Manajemen Ranmor Dinas Polri Terintegrasi

Berita Terbaru