KLAIM ANGGOTA DPR Soal Lahan Ditanami ilegal Berakhir Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut

- Penulis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 15:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurul Mustika Dewi, mengunggah video yang berisi keluhan terkait penghancuran tanaman di atas sebidang lahan. (SuarIndonesia/Ist_

Nurul Mustika Dewi, mengunggah video yang berisi keluhan terkait penghancuran tanaman di atas sebidang lahan. (SuarIndonesia/Ist_

SuarIndonesia – Sebuah kasus penggunaan lahan tanpa izin di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, menjadi viral di media sosial TikTok.

Kasus ini mencuat setelah akun TikTok @tika93rahman, yang belakangan diketahui bernama asli Nurul Mustika Dewi, mengunggah video yang berisi keluhan terkait penghancuran tanaman di atas sebidang lahan.

Dalam video tersebut, pengunggah mempertanyakan tindakan penghancuran tanpa adanya pemberitahuan atau penggantian, bahkan menuduh pemilik lahan, Hj. Mariana anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra tidak memiliki simpati.

“Tanaman seluas ini dihancurkan begitu saja tanpa ada penggantian. Harusnya ada pemberitahuan,” ujar akun tersebut.

Sementara itu, keterangan Hj. Mariana menjelaskan pemakai lahan (Nurul Mustika Dewi) tidak pernah memberitahukan atau meminta izin kepada dirinya sebelum menggunakan lahannya untuk ditanami.

Sedangkan untuk mengambil lahan ujar Hj. Mariana juga menambahkan bahwa, pihaknya sudah memberitahukan kepada yang bersangkutan (Nurul Mustika Dewi) akan mengambil kembali lahannya sebelum dilakukan pembersihan atau penghancuran tanaman.

“Kita sudah memberitahukan akan mengambil lahan tersebut,” kata Hj. Mariana, Jum’at (17/10/2025).

Baca Juga :   WARGA Kobar Males Antre di SPBU, Terpaksa Beli Eceran Pertalite Rp 22 Ribu per Botol

Setelah video tersebut viral, Nurul Mustika Dewi, warga Desa Sungai Pinang RT 14, Kecamatan Tambang Ulang, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Dirinya mengakui kesalahannya karena telah menggunakan lahan yang bukan hak miliknya.

“Saya meminta maaf kepada Hj. Mariana. Saya mengakui kesalahan saya karena telah menggunakan lahan yang bukan hak saya,” ujar Nurul.

Meskipun permintaan maaf telah disampaikan, Hj. Mariana menegaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan masalah ini ke pihak berwajib.”Kasus ini sudah saya laporkan ke kepolisian,” ujar Hj. Mariana. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini
KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo
KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan
PENCARIAN Korban Kapal Virgo Transport 8 Maksimalkan Kamera Robot Bawah Air
SEJUMLAH Keluarga Korban KM Virgo Mendengarkan Ceramah dari H Mulkani Al-Banjari
UPDATE Tiga Jenazah Lagi Dievakuasi dari KM Virgo Menuju Banjarmasin dan Ratusan Barang Ditemukan
KPK: Pengadaan dan Mutasi Jabatan di Daerah Rawan Korupsi
CEGAH Pembakaran Lahan, TNI-Polri Patroli Malam Hari

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 01:00

RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini

Sabtu, 19 September 2026 - 00:03

KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo

Jumat, 18 September 2026 - 23:36

PENCARIAN Korban Kapal Virgo Transport 8 Maksimalkan Kamera Robot Bawah Air

Jumat, 18 September 2026 - 21:57

UPDATE Tiga Jenazah Lagi Dievakuasi dari KM Virgo Menuju Banjarmasin dan Ratusan Barang Ditemukan

Jumat, 18 September 2026 - 21:09

CEGAH Pembakaran Lahan, TNI-Polri Patroli Malam Hari

Jumat, 18 September 2026 - 20:58

SELURUH Peralatan Sudah Siap Angkat Bangkai Kapal Virgo Transport 8

Jumat, 18 September 2026 - 20:51

PEMILIK KMP Virgo Transport 8 Siap Tanggung Jawab Seluruh Hak Korban Kecelakaan

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel

Berita Terbaru

Kabut asap, Jumat (18/9/2026) sore di Pangkalan Bun. (Sigit Pamungkas)

Kalteng

LONJAKAN ISPA di Kobar Capai 14 Ribu Kasus

Jumat, 18 Sep 2026 - 23:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca