KAPOLDA KALSEL : Tengakan Hukum Tanpa Terkecuali Terhadap Pelaku Pembakar Lahan

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025 - 17:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia –  Maklumnat Pidanakan pelaku pembakar lahan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, tegaskan agar anggota tidak ragu melakukan penegakan hukum setiap kasus karhutla tanpa terkecuali.

“Dampak ditimbulkan akibat karhutla tak hanya kerusakan alam namun bencana kesehatan bagi manusia dari kabut asap hingga kerugian ekonomi, tentu jeratan hukum harus setimpal bagi pelakunya,” tegas Kapolda saat memimpin apel kesiapsiagaan penanganan karhutla pada 2025 di wilayah hukum Polda Kalsel, Senin (26/5/2025).

Kapolda mengatakan tindakan represif diharapkan menimbulkan efek jera bagi pelaku pembakar lahan dan pihak lainnya yang mencoba melakukan hal serupa.

Sisi lain, Kapolda menekankan upaya pencegahan tetap dikedepankan dengan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat termasuk kelompok tani dan perusahaan perkebunan.

Setiap api kecil yang muncul harus segera dipadamkan bersama agar tidak sampai membesar.

Penanganan pemadaman api pun telah disiapkan Polda Kalsel bersama TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghadapi puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi Juni hingga Agustus 2025.

“Makanya kita apel untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan peralatan yang dimiliki,” jelasnya.Sementara BMKG memprediksi awal musim kemarau 2025 akan terjadi secara bertahap mulai akhir April hingga Juni di sebagian besar wilayah, dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada periode Juni–Agustus.

Sifat kemarau diprediksi didominasi kondisi normal (sekitar 60 persen), namun 26 persen wilayah berpotensi mengalami kemarau atas normal (lebih basah) dan 14 persen bawah normal (lebih kering).

Baca Juga :   LIGA 1: Laga Hidup-Mati Barito Putera vs PSIS Semarang

Potensi peningkatan karhutla diprediksi berlangsung antara Juli sampai September, terutama di wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Papua.

Di Kalimantan Selatan, data dari aplikasi Lancang Kuning mencatat terdapat 558 titik panas (hotspot) selama Januari hingga Mei 2025. Rinciannya, 28 titik berkategori rendah, 529 titik berkategori sedang, dan 1 titik berkategori tinggi.

Dari semua itu pula, Polda Kalsel akan mengoperasikan pesawat tanpa awak (UAV) atau “drone” canggih untuk memonitor karhutla yang diawali upaya pendeteksian titik panas pada satu lokasi kemudian dilakukan pengecekan secara cepat dan tepat.

Drone berbentuk miniatur pesawat terbang dengan panjang sekitar satu meter dan lebar sayap dua meter itu dioperasikan Direktorat Sabhara yang bisa terbang dengan jarak mencapai 50 kilometer.

Dengan segala kesiapan personel dan peralatan pendukungnya, Kapolda berharap penanganan karhutla tahun ini bisa lebih optimal sehingga bencana kabut asap dapat dicegah. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin
VIRAL! Rebutan Masuk SPBU Ala MotoGP di Kobar
MENU MBG di Seruyan Positif Mengandung Bakteri
KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi
APRESIASI Kinerja Polda, Siap Dukung Program Kamtibmas
DPRD Minta Kontraktor Pelaksana dan Dinas PUPR Kalsel Memastikan Kondisi Jalan Jalan Veteran Sungai Lulut Bbenar-benar Siap
POLISI Ketahui Identitas Jasad Pemuda yang Terjun ke Sungai Martapura Ditemukan Tewas
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa dengan Wajah Berdarah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:08

VIRAL! Rebutan Masuk SPBU Ala MotoGP di Kobar

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:56

MENU MBG di Seruyan Positif Mengandung Bakteri

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:40

BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:24

WARGA KOBAR Keluhkan Sulitnya dapat BBM

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:13

KABUT ASAP MEMBURUK, Siswa PAUD-SD Palangka Raya Diimbau Belajar di Rumah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:13

“KANTOR PLN DISEGEL”, Peternak Tebarkan Ribuan Bangkai Ayam

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:25

POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:26

RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Berita Terbaru

Viral 'Start MotoGP' di SPBU Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat. (Foto: Istimewa)

Kalteng

VIRAL! Rebutan Masuk SPBU Ala MotoGP di Kobar

Senin, 3 Agu 2026 - 23:08

Foto Ilustrasi MBG. (Foto: SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

MENU MBG di Seruyan Positif Mengandung Bakteri

Senin, 3 Agu 2026 - 22:56

Foto ilustrasi karhutla Pulang Pisau, Kalteng. (Foto: Istimewa)

Kalteng

BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

Senin, 3 Agu 2026 - 22:40

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca