SuarIndonesia – Memasuki peralihan sistem penyiaran, dari analog ke digital, KPID Kalsel yang baru dilantik diharapkan lebih mensosialisasikan ke masyarakat mengingat pada tahun 2022 peralihan tersebut akan bermula, meski saat ini masyarakat masih banyak yang menggunakan analog.
Sekretaris Komisi 1 DPRD Kalsel, Suripno Sumas mengharapkan, selain sosialisasi tersebut, KPID Kalsel 2021 – 2024 juga lebih meningkatkan pengawasan siaran atau tayangan televisi.
“KPID bisa memprogramkan penggunaan migrasi siaran TV analog ke digital,” harapnya, Rabu (4/8/2021)
Menurut Suripno, KPID lebih terpenting meningkatkan pengawasan konten tayangan televisi, saat ini dan nantinya di era digital.
“konten tayangan televisi tersebut harus menjadi perhatian, jangan sampai menyesatkan pemirsa, terutama bagi generasi muda bangsa,” ucapnya
Tujuh orang anggota KPID Kalsel 2021 – 2024, kesemuanya wajah baru, yakni M Farid Soufian, Azhari Fadli, Gusti Burhanuddin, Rozy Maulana, Nazaruddin Ikwan, Analisa, dan Fadli Rizki..
Komisi I DPRD Kalsel menyerahkan keputusan kepada tujuh komisioner untuk dapat menentukan pemimpin (ketua) nantinya.
Salah satu komisioner KPID Kalsel
Muhammad Farid Soufian menjelaskan, akan berupaya mengoptimalkan kinerja, migrasi siaran TV analog ke digital di Kalsel dapat diketahui khalayak luas.
“Kita maksimalkan sosialisasi ke masyarakat tentang migrasi siaran analog ke digital,”
Audensi anggota KPID Kalsel periode 2021 – 2024 ke DPRD Kalsel perdana ini untuk konsultasi serta koordinasi, untuk melangkah maju ke instansi instansi terkait. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















