GURU TERPAPAR Covid-19 Jadi Catatan Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka di Banjarmasin

- Penulis

Jumat, 16 Juli 2021 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Adanya laporan dua orang guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di tengah pelaksanaan pola Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Banjarmasin yang mulai diberlakukan sejak Senin (12/7/2021) lalu menjadi catatan bagi Pemerintah Kota (Pemko) setempat.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina saat ditemui awak media di lobi gedung Balai Kota belum lama tadi.

Menurutnya, sebagaimana komitmen awal pihaknya yang ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa tanpa menimbulkan rasa kekhawatiran terjangkitnya virus asal Wuhan tersebut.

Diketahui, guru yang terkonfirmasi positif tersebut merupakan salah satu guru yang mengajar di SMPN 33 Banjarmasin.

Di mana sebelumnya belum bervaksin dikarenakan memiliki penyakit komorbid. Hingga syarat untuk bisa mengikuti PTM guru tersebut hanya menunjukkan hasil PCR negatif.

Namun, belum juga keluar hasil PCR, guru tersebut tetap melaksanakan PTM. Di mana hari Senin seusai melakukan tes PCR mandiri, dia ikut serta rapat bersama dengan seluruh Guru di SMPN 33.

 

 

PTM di Kota Banjarmasin (2)

 

 

Di hari selanjutnya guru tersebut mulai melaksanakan PTM bersama siswa. Kemudian pada Rabu itu baru hasil tes PCR keluar yang mana hasilnya menunjukkan positif Covid-19. Sehingga guru tersebut pun melakukan isolasi mandiri di rumah usai dinyatakan positif tanpa gejala (OTG).

“Jadi ini menjadi catatan kita untuk di evaluasi artinya guru yang memang sudah divaksin, kemudian juga sudah di PCR dengan hasil negatif,” ucap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina saat ditemui awak media Jumat (16/7/2021).

Untuk mengantisipasi hal serupa tidak terulang kembali, dalam waktu dekat Pemko Banjarmasin akan melakukan evaluasi bersama stakeholder terkait.

“Sabtu ini kita akan evaluasi untuk antisipasi terjadinya kasus baru di sekolah pada Sabtu (17/07/2021) besok,” ujarnya.

Baca Juga :   OMBUDSMAN Kalsel Panggil Lima Manajemen PLN

Tentunya langkah awal yang dilakukan usai ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan terpaksa sekolah tersebut ditiadakan kembali PTM untuk sementara waktu dan diganti dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumah secara daring.

“Sesuai dengan kesepakatan kita saat itu. Jika ada satu saja yang terkonfirmasi positif baik murid atau pun gurunya maka kita langsung hentikan PTM di sekolah tersebut,” tukasnya.

PTM akan diberlakukan kembali jika sekolah tersebut benar-benar tidak ditemukan ada kasus positif Covid-19 lagi usai ada yang terkonfirmasi positif.

“Jadi distop dulu kecuali beliau sudah sembuh dan tidak ada lagi ditemukan,” tambahnya.

“Termasuk sekolah yang berada di zona oranye maupun zona merah. Tidak diperkenankan buka. Kami evaluasi terus. Kemungkinan evaluasi dilakukan hari Sabtu,” lanjutnya.

Selain itu, Ibnu juga mewanti-wanti pihak sekolah, agar dalam pelaksanaan PTM tenaga pengajar dalam hal ini guru, wajib bervaksin, atau minimal menjalani Swab PCR.

“Bila yang bersangkutan memang tidak bisa divaksin yang umumnya diketahui lantaran memiliki komorbid atau penyakit penyerta, harus menyertakan surat PCR bebas Covid-19,” tandasnya.

Diketahui, Kamis (14/7/2021) kemarin, SMPN 33 telah dilakukan sterilisasi setiap sudut ruangan yang ada dengan menyemprotkan desinfektan.

Kemudian SDN Pengambangan 8 juga terpaksa kembali melaksanakan pelajaran secara daring akibat adanya satu orang guru dan satu siswa yang positif Covid-19. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Senin, 7 September 2026 - 00:06

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Minggu, 6 September 2026 - 20:13

KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Foto ilustrasi modifikasi cuaca. (si/ut/gemini.ai)

Kalteng

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 Sep 2026 - 22:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca