DUA RT di Gang Proklamasi dan Djok Mentaya Diamuk Api

Bagikan :
DUA RT di Gang Proklamasi dan Djok Mentaya Diamuk Api

SuarIndonesia – Dua RT  diamuk api, yakni di Jalan RE Martadinata Gang Proklamasi RT 21 RW 03 dan Jalan Djok Mentaya RT 27 Banjarmasin Barat, Jumat (8/10/2021).

Api berkobar di kawasan padat penduduk dan ada bangunan berbahan dasar kayu sebanyak lima buah, termasuk dua buah rumah bedakan (sewaan) enam pintu, hangus dilalap api.

Para korban di Jalan RE Martadinata Gang Proklamasi RT 21 RW 03 Banjarmasin Barat, antara lain bedakan tiga pintu dihuni Aman, Meri, Arfah, lalu bedakan ke dua yaitu dihuni oleh Mulyadi, Ferdian, Aher.

Selain itu di Jalan Djok Mentaya RT 27 Banjarmasin Barat, telah menghanguskan Abdurrahman, Muhtar lufti, Sari, Saiful, Mustafa.

Beruntung bala bantuan yaitu anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) cepat berdatangan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api yang cukup membesar.

Dari keterangan salah satu warga Gang Proklamasi bernama Edi mengatakan, saat api sudah membesar, dirinya baru selesai shalat jumat, ketika sampai rumah, api sudah membubung tinggi.

Beruntung saat itu rumahnya tak sempat kena jilatan api dan barang-barangnya sempat diselamatkan.

Nahas justru menimpa Aman, warga dari RT 27, di mana rumah pria tersebut ludes.

“Ssya sedang berada di Gambut (Kabupaten Banjar), pas pulang rumah sudah ludes.

Saya hanya menemukan satu unit televisi yang masih terselamatkan, itu pun bukan saya yang ngangkut tapi warga yang bawakan keluar,” ucapnya.

Sementara itu, Darma Ani Aryati, ketua RT 21, dirinya mengatakan belum bisa memastikan berapa jumlah total kerugian atau penyebab kebakaran di sana.

“Kalau di RT saya, dari data yang dilaporkan ada 6 buah yang terbakar, rumah sewaan, asal api dari info berasal dari rumah di RT 27,” ujarnya

Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Faisal Rahman SIk, saat dikonfirmasi bahwa peristiwa kebakaran ini masih dalam penyelidikan. (DO)

 75 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!