BANJARMASIN Tak Menyerah, Meski Karantina Wilayah Secara Lokal Ditolak Forum LLAJ

- Penulis

Jumat, 3 April 2020 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemko Banjarmasin bertekad untuk tak menyerah berupaya mengkarantina wilayah Banjarmasin secara lokal, dengan cara memperketat pintu masuk kota. Meski keinginan ini sebelumnya ditolak Forum LLAJ.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menilai, hal itu penting dilakukan. Mengingat, saat ini Banjarmasin sudah dinyatakan zona merah. Kemudian juga ditetapkan sebagai wilayah transmisi lokal penyebaran Covid-19.

“Kalau ditolak oleh forum lalu lintas itu saya kira dengan mempertimbangkan aspek. Tetapi sekali lagi kita berkepentingan, apalagi sudah jadi transmisi lokal, itu berarti kota ini harus betul-betul dilokalisir,” ucapnya.

Ibnu mengakui, kewenangan untuk melakukan karantina wilayah memang sepenuhnya dari pemerintah pusat. Akan tetapi yang perlu dicatat, daerah juga diperbolehkan melakukan tindakan meski hanya bersekala kecil, misal mengisolasi wilayah sendiri.

“Juru bicara presiden kan masih memberikan penjelasan bahwa karantina wilayah itu kewenangan pusat, Tetapi kalau daerah ingin melakukan isolasi dalam skala yang lebih kecil itu dibolehkan dengan tentu ketentuan dan kriteria,” jelasnya.

Bahkan jika dihitung lebih kecil lagi ujar Ibnu, kelurahan pun sebenarnya bisa melakukan itu jika memang kasus virus corona sudah terlampau parah.

“Misalnya kalau sebuah kelurahan ingin mengkarantina itu bisa. Apalagi ini betul-betul suspek dan banyak PDP -nya atau ODP- nya terutama apalagi yang OTG orang tanpa gejala,” katanya yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin.

Atas dasar itulah Pemko Banjarmasin akan melakukan pengetatan pintu masuk kota. Dan kebijakan ini diambil tanpa harus menunggu hasil rapat dari forum LLAJ.

“Seperti halnya di Banjarmasin. Ini penting untuk kita lakukan dan kami tidak menyerah dalam hal ini, untuk melakukan upaya karena paling tidak pintu-pintu masuk kita harus lebih diperketat lagi jangan sampai orang sembarangan masuk ke kota ini,” tegasnya.

Baca Juga :   NEKAT ! PEDAGANG PENTOL Gagahi Cewek Penjaga Toko di Banjarmasin

Lagipula, ujar Ibnu langkah yang diambil Pemko tak seekstrem yang dibayangkan. Seperti harus menyetop kendaraan yang melintas. Atau memeriksa orang satu per satu di tengah jalan.” Tak ada penghentian sepeda motor atau mobil, “katanya.

Lalu seperti apa pengetatan ini? Dan kapan diberlakukan? Ibnu menjelaskan bahwa langkah ini akan dijalankan melalui simulasi terlebih dahulu selama tiga hari, sebelum betul-betul nantinya dilaksanakan.

Saat ini pos-pos pemantauan di pintu-pintu masuk perbatasan antara Banjarmasin dengan daerah lain yang dilaksanakan Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan sudah mulai dilakukan.

“Hanya memberikan informasi dulu. Tapi memang kita ingin betul-betul melindungi jangan sampai warga Kota Banjarmasin semakin banyak yang tertular virus,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dinas perhubungan kota juga sudah berkoordinasi dengan provinsi untuk melakukan pengecekan kesehatan bagi penumpang yang baru datang dari daerah luar. Seperti Kalimantan Tengah, Timur maupun Hulu Sungai.

Pengecekan dilakukan saat penumpang turun dari bus atau taksi dengan menggunakan termo gun. “Kalau ada yang sakit Ada gejala ini harus kita arahkan karantina mandiri di rumah. Atau masuk ke karantina kita untuk mandiri di tempat karantina yang sedang kami proses saat ini,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IWAN AFLANIE, Rektor ULM Periode 2026–2030
POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi
BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga
KEBAKARAN LAGI di Kompleks DPR Banjarmasin Barat, Terekam CCTV Sebelum Berkobar Ada Sosok Pria di Lokasi
ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk
HARI KE-20: 12 Nama Korban KM Virgo Transport 8 yang Teridentifikasi Tim DVI
PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong
DIBONGKAR Polda Kalsel Penyelundupan Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong, Pemesan ada Dari China dan Thailand

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:19

IWAN AFLANIE, Rektor ULM Periode 2026–2030

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:04

POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:58

BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51

HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:37

ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:28

HARI KE-20: 12 Nama Korban KM Virgo Transport 8 yang Teridentifikasi Tim DVI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32

PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:11

DIBONGKAR Polda Kalsel Penyelundupan Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong, Pemesan ada Dari China dan Thailand

Berita Terbaru

Petugas memasang garis polisi di lokasi penangkapan dia terduga teroris di Desa Tomoli Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (2/10/2026) malam. (Foto: Istimewa)

Hukum

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:25

Dr Iwan Aflanie terpilih sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026–2030 memberikan keterangan ke media, Jumat (2/10/2026). (Foto: Antara)

Kalsel

IWAN AFLANIE, Rektor ULM Periode 2026–2030

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca