Suarindonesia – Rangkaian Harganas, Pameran dan Gelar Dagang di Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru dibuka oleh Ketua TP PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Kamis (4/7).
Erni mengatakan, tujuan diselenggarakan Pameran dan Gelar Dagang selain turut memeriahkan Hari Keluarga Nasional juga memiliki misi tersendiri, yaitu membangkitkan semangat usaha bagi kelompok-kelompok Usaha Ekonomi Mikro binaan BKKBN, khususnya Direktorat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga dengan harapan dapat berinteraksi dengan kelompok usaha mikro lainya.
“Momentum pameran dan gelar dagang dapat dijadikan sebagai ajang pembelajaran bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dengan kelompok usaha lainnya, sehingga akan lebih kreatif, inovatif, dan meningkatkan usahanya, UPPKS ke depan diharapkan lebih baik dan penuh kemandirian,” paparnya.
Erni mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkenalkan dan menyosialisasikan program pemberdayaan ekonomi keluarga dengan menampilkan hasil produk UKM khususnya kelompok UPPKS dari seluruh provinsi di Indonesia.
“Selain kelompok UPPKS,juga mengikutsertakan kelompok binaan PKK, dekranasda, dan dinas/sektor terkait untuk berperan aktif dalam pameran tersebut.
Disamping itu juga akan diundang para pengusaha Nasional/BUMN/BUMD, pemilik modal atau perbankan.
Sehingga dimungkinkan timbul motivasi dan keterkaitan untuk memberikan kredit dalam pengembangan usaha kelompok UPPKS,” ujarnya.
Sementara, Gubernur H Sahbirin Noor, mempromosikan berbagai produk unggulan dari Kalsel, seperti batu permata, kain sasirangan, berbagai kuliner, produk olahan dan kerajinan tangan, serta berbagai destinasi wisata kepada seluruh tamu dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Selamat datang kami ucapkan di Kalimantan Selatan. Provinsi yang dikenal dengan berbagai produk batu permata, kain sasirangan, ragam kuliner, dan wisata. Bapak-Ibu dapat membeli atau mencobanya di sini,” ujarnya.
[]Pola Asuh Anak
Masih dalam rangkaian Harganas, juga dilaksanakan Seminar Pola Asuh Anak dan Remaja bagi para Guru SMA/sederajat, lembaga perlindungan anak, tokoh agama, dinas, serta mitra terkait, di Mahligai Pancasila, Kamis (4/7).
Diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalsel, Husnul Hatimah, seminar ini tidak hanya diperuntukkan bagi para ibu, tapi juga para ayah yang juga terlibat dalam pola pengasuhan anak di lingkup keluarga.
“Berbicara masalah anak, maka juga kita berbicara tentang bagaimana kita menyiapkan generasi mendatang yang dapat diandalkan, ini tentu melibatkan peran Ibu dan Ayah dalam keluarga,” ungkap Husnul Hatimah (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















