ANCAMAN Meningkatnya Kasus COVID-19, Jubir Satgas: Kita Sudah Jalankan Pencegahan

- Penulis

Selasa, 22 Juni 2021 - 23:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Belakangan terakhir, lonjakan kasus Covid-19 melanda di sejumlah daerah di Indonesia. Kondisi ini tentu juga menjadi ancaman serius bagi Kota Banjarmasin.

Sadar akan adanya ancaman itu, berbagai persiapan dan antisipasi pun dilakukan oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin.

Mengingat, di awal pandemi Ibukota Kalimantan Selatan ini pernah menjadi penyumbang terbesar untuk kasus warga yang terkonfirmasi positif virus korona.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menerangkan bahwa sudah menjalankan sejumlah upaya pencegahan.

Salah satunya yakni dengan melakukan koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), yang menjadi salah satu pintu masuk Kota Banjarmasin.

“Kami sudah berkoordinasi dengan KKP. Karena salah satu faktor risiko tinggi penambahan Covid-19 melalui pintu-pintu masuk Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Machli pun menilai pintu masuk Banjarmasin melalui pelabuhan dinilai berpotensi cukup besar terhadap penyebaran kasus Covid-19.

Kemudian, yang juga menjadi perhatian Machli adalah pintu masuk di darat yang menjadi sarana penghubung lintas kabupaten hingga lintas provinsi.

Kendati demikian, menurutnya untuk mengawasi pintu masuk lewat jalur darat itu, ada pada wewenang pemerintah provinsi.

“Sedangkan pengawasan di bandara, tentu bila hendak masuk Kota Banjarmasin harus menjalani tes usap. Dan itu sudah diterapkan,” jelasnya.

Disinggung mengenai kesiapan dalam hal melakukan perawatan, apabila nantinya terjadi lonjakan Covid-19, Machli pun mengklaim bahwa Pemko Banjarmasin juga sudah siap menghadapi kondisi tersebut.

Pasalnya selain memiliki RSUD Sultan Suriansyah, ada banyak rumah sakit yang bisa dijadikan rujukan pasien Covid-19. Mulai dari RSUD Ulin, RSUD Ansari Saleh, RS Islam Banjarmasin, RS Sari Mulia hingga RS Bhayangkara.

“Bila semuanya ditotalkan, ada sekitar 400 tempat tidur. Dan yang saat ini terisi baru sekitar 30 persennya saja,” tambahnya.

“Setelah sempat melandai, kasus Covid-19 di Banjarmasin kali ini mulai stagnan. Lebih dari sepekan, angka kasus aktif Covid-19 berada di kisaran 80 orang saja,” klaimnya.

Baca Juga :   KEMARAU MENGGANAS, 23 Kebakaran Lahan Terjadi di Banjarmasin

Di sisi lain, Machli juga menerangkan bahwa upaya pencegahan penularan melalui pembentukan herd immunity, juga dilakukan melalui program vaksinasi yang saat ini masih berjalan.

Seperti yang sudah diketahui, sasarannya adalah para lansia, pra lansia, petugas pelayanan publik dan tenaga pendidik.

Terpisah, menindaklanjuti adanya ancaman lonjakan kasus Covid-19 tersebut, Plh Sekdako Banjarmasin, Mukhyar menjelaskan bahwa dalam Inmendagri yang baru, nomor 14 tahun 2021 ada penekanan dalam pelaksanaan PPKM mikro.

Di situ diatur, wilayah yang berada di zona merah, sebanyak 75 persen pekerja diinstruksikan untuk bekerja dari rumah saja. Kemudian, untuk kegiatan di luar seperti pusat perbelanjaan dibatasi sampai jam 8 malam.

“Termasuk restoran atau rumah makan yang disyaratkan hanya membatasi 25 persen pengunjung saja. Sisanya, take away atau bungkus,” ulasnya.

Lantas, apakah hal itu juga diterapkan di Kota Banjarmasin? Mukhyar mengaku belum. Lantaran mayoritas warga Kota Banjarmasin, berada di zona hijau. Dan hanya sedikit berada di zona kuning.

“Ya kondisi masih aman. Tapi untuk melakukan pencegahan penularan, kami tak terpaku zona. Kami tetap berusaha agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan (Prokes) ketat. Kalau kesehatan warga terganggu, kami sarankan jangan beraktivitas di luar rumah,” pesannya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Senin, 7 September 2026 - 00:06

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Minggu, 6 September 2026 - 20:13

KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Foto ilustrasi modifikasi cuaca. (si/ut/gemini.ai)

Kalteng

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 Sep 2026 - 22:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca