Travel Masih Keluhkan Harga Tiket Mahal

- Penulis

Rabu, 12 Juni 2019 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1440 H ternyata harga tiket pesawat untuk dalam negeri dinilai masih terlalu mahal untuk sebagian besar masyarakat Indonesia.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Kalsel Hj Armistyani di sela-sela, menghadiri pernikahan putri bungsu H Zulkifli Rabban, di Aula Masjid Sabilal Muhtadin Bajarmasin, Rabu (12/06/2019).

Dipaparkan mantan Pembina Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Kalsel, Hj Armistyani yang biasa dipanggil Hj Yani ini, pelaku bisnis travel mengeluhkan harga tiket pesawat yang masih mahal ini ysng dinilai tidak mendukung pergerakan wisatawan ke berbagai destinasi di dalam negeri.

Tidak hanya itu, karena mahalnya harga tiket domestik ini, Yani mengungkapkan bahwa pertumbuhan wisatawan yang ke luar negeri menjadi lebih tinggi daripada ke dalam negeri.

“Maka yang terjadi adalah wisatawan yang ke luar negeri, pertumbuhannya lebih tinggi daripada yang ke dalam negeri,” ungkap Yani lagi.

Ia membandingkan bahwa harga tiket ke Raja Ampat harganya jauh lebih mahal dibandingkan pergi ke luar negeri seperti Malaysia, Thailand atau Singapura. Meskipun pemerintah telah menurunkan tarif batas atas, kenyataannya harga tiket pesawat terutama rute domestik yang masih tinggi.

Baca Juga :   UPZ Bank Kalsel Salurkan Rp3,89 Miliar untuk 20.082 Penerima Manfaat

“Memang pemerintah telah menurunkan tarif batas atas. Namun hal tersebut tidak berpengaruh secara signifikan,’’ papar Yani lagi.

Bahkan, katanya, ada pengaruh kenaikan harga tiket pesawat hampir paralel dengan penerapan bagasi berbayar dalam rentang waktu yang cukup dekat.

Karena itulah, diharapkan campur tangan pemerintah terhadap masalah penerbangan ini.

Masalahnya, secara tidak langsung akan menjadi beban pengusaha kecil menengah yang sedang merintis bisnis dan menghambat pertumbuhan pariwisaya dalam negeri.

Ditanya bagaimana dengan wacana penerbangan asing masuk kedalam negeri, menurut Yani, pihaknya meminta masalah ini dikaji secara mendalam dan jangan sampai asal saja sehingga dikhawatirkan akan berdampak dalam pertumbuhan ekonomi ke depan.
‘’Pengkajian mendalam ini sangat perlu dan penting sekali,’’ demikian Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Kalsel Hj Armistyani.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin
ALMARHUM Rudy Ariffin Semasanya Sosok Karismatik, Ini Deretan Capaian Dihasilkan dari Kepemimpinan
DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
KOBARAN API Hanguskan Empat Rumah, Diduga Akibat Korsleting Listrik
KEJATI KALSEL Kawal Proyek Strategis 90 Triliun hingga Pemulihan Keuangan Negara 16,3 Miliar
DITERAPKAN Polda Kalsel Inovasi Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut
DISEBAR ke Berbagai Daerah di Kalsel Pasis Sesko TNI Penanganan Karhutla dan kabut Asap
PASIS SESKO TNI Turun ke Kalsel, Edukasi Siswa soal Bahaya Karhutla di Lahan Gambut

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Minggu, 6 September 2026 - 17:18

DI RUMAH DUKA, Jenazah Rudy Ariffin Disambut Haru

Minggu, 6 September 2026 - 15:08

KENANGAN Haris Makkie pada Almahum H Rudy Ariffin, Sempat Membahas soal Perkembangan Pembangunan Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 14:53

ALMARHUM Rudy Ariffin Semasanya Sosok Karismatik, Ini Deretan Capaian Dihasilkan dari Kepemimpinan

Minggu, 6 September 2026 - 14:43

KALSEL BERDUKA, Gubernur Periode 2005 — 2015 Berpulang ke Rahmatullah

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 22:12

RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut

Berita Terbaru

Kalsel

DI RUMAH DUKA, Jenazah Rudy Ariffin Disambut Haru

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:18

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca