SuarIndonesia– Target vaksinasi 70 persen di akhir tahun 2021 di Kalsel terancam gagal. Pasalnya, dari 13 kabupaten kota baru Banjarmasin dan Banjarbaru yang sudah melampaui 70 persen.
Data saat ini menunjukkan vaksinasi di Kalsel baru mencapai 52,82 persen dari 3.161.137 sasaran.
Untuk mengejar target 70 persen maka harus menyuntik 2.212.796 dosis vaksin. Capaian jumlah dosis vaksin yang disuntikkan untuk dosis pertama di Kalsel saat ini baru mencapai 1.669. 847 atau kurang 542,949 dari target 70 persen.
Kepala Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel, Rudy M. Harahap, menyebut kemungkinan target 70 persen vaksinasi di Kalsel menemui kegagalan.
Dikatakannya, untuk mencapai target pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota harus mampu merampungkan 542.949 vaksinasi di waktu tersisa sebelum pergantian tahun.
Ia menambahkan, harusnya secara harian Provinsi Kalimantan Selatan melakukan vaksinasi 23.606 dosis, tetapi rata-rata vaksinasi harian baru mencapai 18.859 dosis.
Ia meminta pemerintah daerah di Kalimantan Selatan harus lebih gigih dalam melakukan vaksinasi dengan menyerap anggaran yang ada.
“Khususnya Kabupaten Banjar, Kotanaru, dan Tanah Laut, ketiga pemerintah daerah tersebut harus mengejar target vaksinasi di daerah masing-masing,” tegasnya, Kamis (9/12/2021).
Banjar dan Tanah Laut menjadi daerah paling rendah vaksinasi. Banjar baru 33,30 persen dan Tanah Laut baru 39,99 persen.
Banjarmasin dan Banjarbaru dua daerah capaian vaksinasi paling tinggi, masing-masing 71,18 persen dan 71,84 persen.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kalsel, M. Muslim, tak menampik atensi BPKP Kalsel. Pihaknya di waktu yang tersedia menjelang akhir tahun akan menggenjot vaksinasi.
“Kita berusaha terus bersama kawan-kawan kabupaten/kota dengan berbagai strategi, kita upayakan betul. Mudah-mudahan yang masih rendah Kabupaten Banjar, Tanah Laut bergerak cepat,” tuturnya, Kamis (9/12/2021).
Geografis di tiga daerah tersebut diakui Muslim menjadi kendala tersendiri. Belum lagi, jumlah target sasaran vaksinasi yang banyak.
Tidak seperti Banjarmasin dan Banjarbaru yang capaian vaksinasinya telah melampaui 70 persen lantaran didukung konsentrasi masyarakat yang mudah dijangkau.
“Kabupaten Banjar ini jumlah targetnya lumayan besar jumlah 442 ribu.
Jadi, sedikit saja berbeda dengan Banjarmasin yang jumlah 516 ribu. Kabupaten Banjar ini wilayah besar, penduduknya tersebar,” jelasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















