Slank dan Inka Christie Ramaikan Peluncuran Geopark Meratus

- Penulis

Selasa, 12 Februari 2019 - 19:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Geopark Nasional Pegunungan Meratus resmi ditetapkan pemerintah pusat pada 2018 silam.

Untuk menggangungkan geopark itu, Pemprov Kalsel mendeklarasikan atau meluncurkan pada 24 Febaruari di Kiram Park, Kabupaten Banjar.

Tak tanggung-tanggung, pada peluncuran geopark ini akan dihibur Bank Legendaris, Slank dan  Inka Christie

Khusus Band Slank, dinilai sebagai grup yang perduli terhadap pelestarian lingkungan.

Ini terbukti dari beberapa single yang diluncurkan Slank bertemakan isu lingkungan.

“Supaya ada daya tarik kita undang musisi yang punya kepedulian dan minat terhadap lingkungan, diharapkan keterlibatan mereka jadi magnet pihak yang peduli lingkungan,” jelas Ketua Forum Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) Kalsel, Dindin Makinuddin, Selasa (12/2).

Ia menambahkan, keterlibatan pihaknya mengacu pada Keputusan Menteri ESDM 1824 yang mengatur rencana strategis yang ada di provinsi dalam bentuk Blue Print PPM.

“Masyarakat di lingkar Pegunungan Meratus harus siap dan peduli karena lokasinya menjadi sorotan dari luar.

Jika konsepnya geo wisata paling tidak ada 3 unsur yang dipersiapkan, yaitu apa yang bisa kita liat, kita rasakan, dan apa yang bisa kita bawa pulang,” ujarnya.

Setelah deklarasi, Forum PPM Kalsel akan melakukan koordinasi dengan lingkup masyarakat untuk membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang bertugas menyosialisasikan sapta pesona.

Sedangkan, langkah kedua berkoordinasi dengan Pemerintah Desa karena ada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan LSM lokal yang juga harus diberdayakan.

Baca Juga :   BERAWAL CANDAAN Berujung Pembunuhan, Ini Ungkapan Pelaku saat Rekaulang

“Tanggung jawab sosial perusahaan pertambangan di aera tersebut untuk memberdayakan secara kelembagaan.

Hal ini diatur juga dalam Kepmen 1824 terkait penguatan kelembagaan. Jadi tdak hanya mencari uang modal untuk ekonomi, tapi juga kesehatan dan pendidikan,” bebernya.

Geopark Meratus mencakup 36 geosite yang tersebar di 10 kabupaten dan kota. Geopark sebagai langkah untuk melindungi warisan alam dari kerusakan. Geosite yang sudah ditetapkan tidak boleh dirubah.

“Geosite tidak boleh diubah, tapi lokasi sekitaran geosite bisa dikembangkan jadi penunjang. Misal dibangun tempat penginapan atau wc. Geosite itu luasanya ada yang tidak sampai 1 hektare, yang tidak sampai 1 hektare ini yang tidak boleh diubah,” jelas Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalsel, Kelik Isharwanto. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Senin, 7 September 2026 - 00:06

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Minggu, 6 September 2026 - 20:13

KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Foto ilustrasi modifikasi cuaca. (si/ut/gemini.ai)

Kalteng

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 Sep 2026 - 22:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca