Suarindonesia –Seorang duda anak dua bernama Hasan Alvendodi (42), ditemukan tak bernyawa di rumah Jalan Rawasari Komplek Tirtasari Blok C Banjarmasin Tengah Senin (23/3/2026), sekitar pukul 18.30 WITA.
Saat ditemukan tubuh korban sudah membekak, dengan posisi telantang. Dari keterangan, pertama kali menemukan korban adalah anaknya bernama Sandi Gunawan. (18), karena mencium bau tak sedap dari dalam kamar.
Kemudian sang anak langsung mencari bantuan kepada warga sekitar. Dan oleh warga ada langsung melaporkan kejadian ke Mapolsek Banjarmasin Tengah.
Di lokasi, sejumlah anggota Polsek bersama Tim Inafis Polresta Banjarmasun, melakukan Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara.
Kemudian jasad atas perintah pihak Kepolisian dievakuasi Tim Rescue gabungan ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, untuk dilakukan visum.
Dari keterangan anak korban Sandi Gunawan, ayahnya kesehariannya seorang pekerja buruh angkut di Pasar.
“Ayah sempat mengeluhkan sakit di dada pada hari Raya Idul Fitri pertama Sabtu (21/3/2026),” ucapnya .
Waktu itu ayahnya sempat memperbaiki rumah. “Karena sang ayah merasa sakit di dada saya menyuruh untuk beristirahat terlebih dulu,” ucapnya lagi.
Setelah itu hampir tiga hari tak keluar hingga tercium bau tak sedap.”Saya itulah sempat mencari bau tersebut dan melihat dari sela-sela pintu, ternyata bau tersebut dar tubuh ayah, yang sudah membengkak,” lirihnya.
Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Haris Wicaksono, STK, S.I.K, M.Sc melalui Kanit Reskrim,Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah, S.Tr.K. saat dikonfirmasi , sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















