REKTOR IPB Prof Arif Satria Terpilih Ketua Umum ICMI, Pangeran Khairul Saleh Minta Ekonomi Syariah Ditingkatkan

- Penulis

Selasa, 7 Desember 2021 - 19:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Menyusul terpilihnya Prof Dr Arif Satria, SP, MSi, Rektor IPB yang juga Ketua Forum Rektor se Indonesia sebagai Ketua Umum terpilih Ikatan Cendikiawan Muslim se Indonesia (ICMI ) periode 2021-2026 dalam Muktamar & HUT ICMI ke 7 Minggu (6/12/2021) di Hotel Grand Asrilia Bandung, akan menunjukkan terjadinya perkembangan dan arah perubahan peran ICMI ke depan.

Karena dalam rangka meningkatkan kualitas Imtaq dan IPTEK dalam rangka memasuki era revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 diperlukan sosok figur yang mempunyai leader kompetensi abad ke-21.

Ketua Orwil ICMI Kalimantan Selatan Sultan Ir H Khairul Saleh, setelah acara penutupan Muktamar mengatakan, Prof Dr Arif Satria adalah lulusan S3 Marine Policy Kagoshima University Jepang (2006), S2 Sosiologi Pedesaan IPB (1999) adalah Dosen Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB bidang keahlian Kelautan dan Perikanan yang juga sedang menjabat sebagai Rektor IPB periode 2017-2022.

Mengutip Wikipedia dan Website resmi IPB diperoleh informasi bahwa ia juga pernah menjadi Dekan Fakultas FEMA IPB (2010-2017) kemudian turut terlibat dalam penyusunan berbagai kebijakan terkait kelautan dan perikanan termasuk penyusunan UU Perikanan No. 31/2004, Revisi UU Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil, Penyusunan konsep Ekonomi Biru, dan sejumlah peraturan Pemnerintah serta Peraturan Menteri Perikanan dan Kelautan. Selain itu juga menjadi pembicara dalam Seminar nasional, lokakarya, dan konfrensi internasional.

Beberapa di antaranya sebagai delegasi Indonesia pada Konfrensi Tingkat Tinggi Bumi Rio P + 20 yang diselenggarakan oleh PBB di Rio de Jenero , Brasil, pada tahun 2012. Ia juga menjadi speaker dalam high official forum yang diselenggarakan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) di Roma pada tahun 2019. Juga menjadi Visiting Vellow di University of British Columbia ( Canada), Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan, Direktur Riset dan Kajian Strategis IPB, Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia, dan Anggota Dewan Kelautan Indonesia.

Penghargaan Internasional dan Nasional antara lain Dosen Berprestasi III IPB (2007), The First Winner of the JIFRS Yamamoto Prize on Yamamoto Award for the Best Paper at International Institute for Fisheres Economics and Trade (IIFET) Conference (2008).

Pada tahun 2013 ia juga meraih Penghargaan Akademisi Peduli Penyuluhan dan SDM Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pada tahun 2019 ia juga mendapatkan Second Winner of the Academic Leader Award selaku Dosen dengan tugas tambahan sebagai Rektor PTNBH (2019).

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Selanjutnya Sultan H. Kairul Saleh selalu ketua ICMI Orwil Kalsel juga hadir dan mengikuti mukhtamar ICMI di Jabar mengemukakan bahwa di acara mukhtamar ICMI tersebut mengungkapkan, sempat berkembang pendapat bahwa ada beberapa tokoh ICMI yang akan maju dalam pemlihan Ketua Umum di antaranya Prof Dr Jimly As Siddiqie S.H. ( Ketua Umum periode sebelumnya), H Zulkifli Hassan ( Ketua Dewan Pakar ICMI/ Wakil Ketua MPR ), Dr Ing. Ilham Akbar Habibie ( Wakil Ketua Umum periode sebelumnya/ Ketua Umum Ikatan Saudagar Muslim Indonesia). Prof Dr M Najib M.Ag.( Ketua ICMI Wilayah Jawa Barat, Muhammad Ja’far Hafsyah ( Sekjen ICMI periode sebelumnya).

Namun, setelah pemilihan ternyata Prof Dr Ir Arif Satria memenangkan pemilihan sebagai Ketua Umum ICMI.

Lebih lanjut Sulthan Khairul Saleh yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi III di DPR-RI mengemukakan dalam Muktamar khususnya dalam sidang sidang Komisi dibicarakan telah mengenai Khittah ICMI ke depan, Perubahan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga, Garis-garis Besar Program Kerja, serta berbagai Rekomendasi untuk Pengurus ICMI Pusat periode 2021-2026.

Sebagai contoh mengenai usia Calon Ketua Umum ICMI berusia tidak lebih 60 tahun, serta Calon Ketua Umum tidak boleh merangkap sebagai Ketua Umum Partai, namun untuk jabatan-jabatan Wakil Ketua Umum, Dewan Pakar, Dewan Penasihat, atau Dewan Pembina, termasuk Ketua ICMI Wilayah, Orwil, Orda, dan Orsat tidak menjadi masalah.

Selain itu, pengembangan ekonomi syariah supaya lebih ditingkatkan lagi, pendidikan dan latihan yang berkaitan dengan kompetensi global seperti IT, Digital Marketing juga perlu ditingkatkan.

Selain itu masalah iklim global akhir akhir ini menimpa berbagai Negara di dunia, termasuk Indonesia seperti pemanasan global, banjir, angin badai, air pasang dll yang berdampak pada berbagai segi kehidupan, perlu dikaji dan diantisipasi secara serius.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda
KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka
4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel
DISEBAR ke Berbagai Daerah di Kalsel Pasis Sesko TNI Penanganan Karhutla dan kabut Asap
SHERINA ke Kalteng saat Karhutla
PASIS SESKO TNI Turun ke Kalsel, Edukasi Siswa soal Bahaya Karhutla di Lahan Gambut
OMC Kalteng Belum Hasilkan Hujan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca