SuarIndonesia – Ruang ICU dan intermediate sudah penuh, ini disebabkan terjadi peningkatan pasien Covid-19 dalam 2 minggu terakhir
Itu pada tiga RS (Rumah Sakit) di Banjarmasin, saat ini sementara waktu dikabarkan tak bisa menampung pasein yang baru datang atau mau rawat.
Disebut, itu pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, RSUD M Ansari Saleh (MAS) dan Sultan Suriansyah.
Dari keterangan diperoleh, Jumat (19/2/2021) semua ruang ICU untuk pasien dinyatakan sesak terisi, yang tengah dirawat sambil menunggu konfirmasi ruangan.
Hal ini mengharuskan kepada masyarakat jika merasa ada gejala awal seperti batuk, penciuman dirasa hilang segera berobat dan memeriksakan diri.
Kemudian bagi masyarakat harus hadir di acara keramaian seperti perkawinan, pengajian maupun pertemuan tatap muka lainnya untuk selalu taat dengan protokol kesehatan serta disarankan jika merasa kelelahan atau imunitas turun untuk istirahat di rumah.
Soal kondisi rumah sakit itupun, telah diketahui jajaran Polda Kalsel dan mengantisipasi hal tidak diinginkan serta merugikan.
“Polda Kalsel sudah mengetahui kondisi saat ini dan kita coba berkoordiansi,” kata Kabid Humas, Kombes Pol M Rifai.
Terpisah, Direktur Utama (Dirut) RS MAS, Izaak Zoelkarnaen Akbar, tak membantah jika ruang ICU sedang penuh.
Izaak memperkirakan kabar yang beredar tersebut karena pasien covid tidak bisa lagi dimasukkan ruangan ICU.
Kendati demikian ia memastikan ruangan penanganan pasien covid di tempatnya masih tersedia dan belum melebihi kapasitas yang ada.
“Saat ini kami merawat 66 pasien dan total kapasitas ruangan 90.
Ruangan yang penuh itu khusus untuk 1 orang 1 ruangan atau ruang isolasi ketat, sedangkan ruang rawat inap masih cukup,” jelasnya.
Dikatakan Izaak, pihaknya memiliki ruang isolasi ketat atau ruang intermediate untuk penanganan pasien covid.
Ia menambahkan, bagi pasien covid dalam keadaan sesak nafas berat ditempatkan di ICU.
Kemudian, bagi pasien yang tidak terlalu sesak nafas ditempatkan di ruang intermeadiate.
“Pasien yang masih bisa diawasi artinya gejala ringan ditempatkan di ruang perawatan.
Ruang ICU dan intermediate ini yang sudah penuh,” bebernya.
Ditanya apakah memang terjadi peningkatan pasien covid-19 dalam beberapa terakhir.
Izaak mengakui hal tersebut.
Menurutnya dalam 2 minggu terakhir terjadi peningkatan jumlah pasien covid.
Sebelumnya RS MAS hanya merawat antara 20 sampai 30 pasien covid, namun kini sudah mencapai 66 orang.
“Kami akui terjadi peningkatan jumlah pasien covid, tapi perawatan masih tertangani.
Jika kapasitas 90 penuh kami akan buka lagi ruangan lain meningkatkan kapasitas mencapai 120 orang.
Dulu ketika kasus covid tinggi-tinggi 120 kapasitas tersebut terisi semua,” ucapnya.
Disebut, pihaknya masih memiliki ruangan Alexanderia jika ruangan yang ada saat ini terisi penuh.
Saat ini pihaknya menggunakan ruangan Kumala dan ruangan Gio.
“ICU penuh saya pikir memang rumah sakit lain juga demikian karena terjadi peningkatan pasien covid.
Mudah-mudahan dengan vaksinasi covid bisa berkurang bahkan hilang,” ujarnya. (RW/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















