SuarIndonesia – Kunjungan ke Museum Lambung Mangkurat di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, mulai ramai sejak dibuka kembali awal Februari lalu.
Tidak hanya dikunjungi anak-anak, beberapa kegiatan kunjungan yang melibatkan orang dewasa juga pernah dilaksanakan.
Kasubbag Tata Usaha Museum Lambung Mangkurat, M. Taufik Akbar, menyebut kunjungan harian mencapai puluhan orang. Baik itu yang menggunakan mobil pribadi maupun rombongan.
Diakui Akbar, jumlah kunjungan paling banyak di hari Sabtu dari rombongan siswa sekolah. “Hari biasa (weekday) memang agak sepi, tapi di akhir pekan antusias kunjungan sangat tinggi,” ujarnya .

Dijelaskan Akbar, sehak dibuka kembali jam operasional kunjungan umum dibatasi hanya sampai pukul 13.00 WITA.
Pembatasan tersebut juga terkait protokol Covid-19 agar tidak terjadi kerumunan besar.
Disebutnya, kunjungan ke museum tidak hanya dari warga Kalsel, namun juga sudah pernah dikunjungi orang pendatang dari Jakarta.
“Kemarin ada dari Jakarta sekitar 5 orang karena mau lihat museum kita,” tuturnya.
Ia menambahkan, tiket harga masuk museum tetap sama seperti semula tidak ada penambahan.
“Kami semua di sini berharap museum dapat lebih banyak pengunjung agar lebih maju, dan lebih menarik untuk dikunjungi masyarakat, baik anak-anak, millenial maupun turis,” tuturnya.
Seiring dengan pelonggaran syarat penerbangan bebas PCR dan antigen, Akbar berharap kunjungan ke museum dari masyarakat luar daerah semakin tinggi.
Ia mengaku berharap hal tersebut berimbas pada kunjungan wisatawan luar daerah ke museum.
“Lingkungan museum sudah nyaman tapi perlu ada peremajaan. Misalnya peremajaan keramik belum pernah diganti sejak dibangun pada tahun 1979 sampai sekarang.
Mudah-mudahan ke depan banyak peremajaan fasiltas sehingga kunjungan juga semakin meningkat,” harapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















