Kepanikan Warga Saat Tsunami Menerjang

- Penulis

Minggu, 23 Desember 2018 - 08:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gelombang air laut. (IsabelPerelloMartinez/Pixabay).

Suarindonesia – Masyarakat pesisir pantai Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, berlarian setelah diterjang gelombang pasang untuk menyelamatkan diri. Ipat salah satunya, yang bersama keluarganya lari ke tempat yang lebih tinggi.

“Kami sekeluarga langsung menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman,” kata Ipat, Minggu (23/12) dikutip Antara.

Gelombang pasang menerjang pesisir pantai sekitar pukul 21.30 WIB. Ribuan masyarakat menyelamatkan diri dengan berlari ke lokasi perbukitan dan pegunungan.

Selain itu juga mereka membawa kendaraan untuk menjauh dari pantai.

Saat ini, ribuan warga sudah berada di area perbukitan dan pegunungan.

“Kami sekarang sudah berada di lokasi aman dan kemungkinan rumahnya yang lokasi berdekatan dengan pantai mengalami kerusakan,” katanya.

Menurut dia, barang-barang perabotan rumah tangga tidak ada yang diselamatkan karena ketika gelombang pasang warga hanya menggunakan pakaian saja yang melekat di badan.

Baca Juga :   GEGER ! Mr X Ditemukan tak Bernyawa di Samping Mushola Al-Falah Banjarmasin

“Kami merasa ketakutan saat melihat gelombang pasang cukup deras dan beruntung menyelamatkan diri,” katanya.

Camat Panimbang, Suhaedi mengatakan pihaknya hingga kini belum bisa melakukan pemantauan ke lokasi bencana gelombang pasang.

Sebab, gelombang pasang di sekitar pantai masih berlangsung. Namun, pihaknya menerima laporan rumah warga kebanyakan roboh dan mengalami kerusakan parah.

“Kami belum memastikan jumlah kerusakan infrastuktur, rumah dan korbn jiwa,” katanya.(Antara/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie
SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi
PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026
DIGELEDAH Dinkes Banjar, Puluhan Dokumen dan Satu Alat Bukti Elektronik Disita

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca