SuarIndonesia – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) secara nasional melalui Zoom Meeting (konferensi video)
Termasuk dengan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan SIK SH MH bersama jajaran, dan Forkopimda, di Posko Terpadu Operasi Ketupat 2026 Banjarmasin di samping Duta Mall Banjarmasin, Jumat (20/3/2026) malam.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah stakeholder, melakukan monitoring pengamanan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah melalaui Pos Terpadu Lapangan Merdeka, Polrestabes Medan, Sumatera Utara.
Dan berakhir semua hingga Sabtu (21/3/2026) dinihari. Pemantauan ini difokuskan pada pengamanan hari besar seperti Operasi Ketupat (Idul Fitri) higgga pantau Malam Takbiran, untuk pastikan Idulfitri 2026 aman dan kondusif
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri memantau situasi pengamanan dan pelayanan malam takbiran di seluruh Indonesia secara virtual. Ia menegaskan seluruh rangkaian perayaan Idulfitri harus berjalan aman dan kondusif.
“Malam ini sampai dengan besok kita melaksanakan rangkaian kegiatan, salah satunya takbir keliling di seluruh wilayah Indonesia yang harus kita amankan. Ini melibatkan kurang lebih 72.016 personel,” ujar Sigit.
Di sisi lain, Sigit menyebut Polri bersama stakeholder terkait telah bersiap menghadapi puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 24–25 Maret 2026, serta gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026.
“Iya tadi zoom berama Pak Kapolri, dimana beliau tanyakan tentang situasi di Kalsel, juga kesiapan pengamanan Idulfitri,” kata Kapolda, ditanya wartawan, usai kegiatan.
Ia katakan, pada intinya situasi wilayah Kalsel sangat kondusif dengan pengamanan pada sejumlah titik, yang dirasa mengalami ada ganguan hingga adanya pos pada semua wilayah.
“Pengamanan ini pula berlangsung pada hari H-nya, hingga arus mudik,” jelas Kapolda didampingi Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus serta pejabat Pemprov Kalsel.
Sisi lain, untuk keberangkatan arus mudik baik jalur udara, laut, kata Kapolda Kalsel terjadi peningakatan dan pucaknya terjadi pada 19 Maret 2026.
Sebelumnya memastikan pusat kendali pengamanan berjalan optimal, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan bersama jajaran, telah cek Posko Terpadu Operasi Ketupat 2026, Jumat (20/3/2026) dinihari.
Fokuskan pada fungsi posko terpadu sebagai titik utama koordinasi lintas instansi dalam mengendalikan operasi pengamanan lebaran, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga respons cepat terhadap potensi gangguan.
“Posko terpadu menjadi kunci efektivitas pengendalian situasi di lapangan.
Kapolda menjelaskan, posko terpadu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengamanan, tetapi juga sebagai pusat pemantauan dan pengambilan keputusan berbasis kondisi terkini di lapangan.
Melalui posko tersebut, seluruh unsur yang terlibat dapat melakukan koordinasi secara cepat, termasuk dalam mengantisipasi perubahan situasi arus lalu lintas.
Hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi lalu lintas di Banjarmasin relatif lengang setelah puncak arus mudik yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Selain pengendalian arus kendaraan, posko terpadu juga berperan dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, termasuk pengamanan lingkungan saat warga mudik.
Sementara untuk wilayah hukum Polresta Banjarmasin, terjunkan ratusan personel gabungan, amankan perayaan malam Idulfitri.
“Pengamanan maksimal agar masyarakat dapat merayakan malam takbiran dan salat Idul Fitri dengan aman, khidmat dan khusyuk,” Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Cuncun Kurniadi, SIK, MH melalui kata Kabag Ops, Kompol Supriyanto.
Kegiatan pemantauan secara mobile, saat malam peringatan Idul Fitri 1447 H. Personel bertugas melakukan patroli secara masif, khususnya pada titik rawan gangguan Kamtibmas.
Berkaitan hal tersebut, ia mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga suasana lingkungan tetap kondusif.
“Apabila mengalami ataupun mengetahui adanya gangguan Kamtibmas, masyarakat bisa melaporkannya melalui Call Center 110,” ucapnya. (ZI/YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















