Suarindonesia- Pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel menawarkan sistem berbasis teknologi dalam menangani pasca bencana.
Sistem berbasis website tersebut diberi nama SINCAN (Sistem Informasi Pasca Bencana) adalah sistem informasi).
Menurut Kasubid Rekonstruksi Pasca Bencana BPBD Kalsel, Agutina Niswanti, sistem tersebut berbasis web yang berisi data-data dan informasi pascabencana.
“SINCAN bertujuan untuk memudahkan stakeholder terkait dalam pengambilan keputusan penanganan pascabencana di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya, Minggu (5/12/2021).
Ia mengakui dalam penanganan rekonstruksi pascabencana banyak hal yang belum optimal meliputi koordinasi dan penyusunan rencana kegiatan rekonstruksi sosial, ekonomi, budaya dan sarana prasarana, serta pembangunan kembali dampak kerusakan akibat bencana.
Agustin melihat banyak hal perlu dibenahi untuk memaksimalkan penanganan pascabencana. Hal tersebut menurutnya menjadi tantangan semua pihak terkait.
“Latar belakang perlunya sistem berbasis teknolgi ini juga karena banyak hal lainnya yang belum optimal.

Seperti pengumpulan, pengolahan dan analisa data kerusakan lingkungan, sarana dan prasarana umum serta aspek-aspek sosial, ekonomi dan budaya masyarakat, pengumpulan bahan koordinasi rekonstruksi sosial, ekonomi, budaya.
Sarana dan prasarana umum dan keagamaan, pengumpulan bahan koordinasi penyusunan prosedur dan petunjuk teknis fasilitasi dan kerjasama pembangunan kembali dampak kerusakan baik fisik maupun non fisik.
“Dan pengumpulan bahan koordinasi, fasilitasi dan melaksanakan kerjasama pembangunan kembali sarara dan prasarana umum dan keagamaan,” bebernya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















