DINILAI LAMBAN, Massa Salah Satu Kubu Pengelola Makam Sultan Minta Doyo Diganti

- Penulis

Kamis, 8 Juli 2021 - 23:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Salah satu kubu pengelola makam Raja Banjar, Sultan Suriansyah bersama massanya melakukan aksi unjuk rasa di Siring Jalan RE Martadinata tepatnya persis di seberang Balai Kota Banjarmasin, Kamis (8/7/2021) pagi.

Dengan membawa spanduk dan bendera bergambar kera putih, buaya kuning, buaya putih dan bendera gambar harimau, puluhan massa mendatangi gedung Balai Kota.

Alhasil, aparat Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarmasin pun disiagakan untuk berjaga.

Massa Salah Satu Kubu Pengelola Makam Sultan Suriansyah Minta Doyo Diganti

Dalam tuntutannya, puluhan massa tersebut meminta agar Ketua Tim Percepatan Penanganan Penyelesaian Permasalahan Makam Sultan Suriansyah, yang saat ini diketuai oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Setdako Banjarmasin, Doyo Pudjadi untuk diganti.

Massa unjuk rasa yang dikoordinatori H Maulana itu menilai, penyelesaian konflik yang mendera tubuh kepengurusan makam Raja Banjar semakin berlarut-larut saja. Alias berjalan dengan lambat.

Padahal menurut pria yang dikenal dengan nama Haji Imau itu menilai bahwa persoalan yang dihadapi cukup sepele. Tinggal mendudukkan saja masing-masing perwakilan kubu, menampung segala aspirasi mereka, kemudian mengambil keputusan.

Massa Salah Satu Kubu Pengelola Makam Sultan Suriansyah Minta Doyo Diganti

“Kami melihat cara-cara penyelesaian permasalahan saat ini cukup lambat,” ungkapnya saat dibincangi awak media.

Kendati demikian, pihaknya masih bisa memaklumi, kalau beberapa saat yang lalu Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin masih disibukkan dengan penanganan pandemi Covid-19, banjir dan lain sebagainya

“Tapi untuk menyelesaikan persoalan ini saja masa tidak bisa,” cetusnya.

Ia menambahkan, bila persoalan yang dihadapi menurutnya ada pada pembuktian zuriat, maka ia mengatakan tinggal dibuktikan saja. Akan tetapi menurutnya, hal itu malah dipandang tak akan bisa selesai.

Lantaran masing-masing kubu tak ada satu pun yang bisa membuktikan secara konkret. Kalau pun bisa, persoalannya pun akan semakin berlarut-larut lagi.

“Termasuk kalau kita bicara soal ahli waris. Mana buktinya,” cecarnya.

Alhasil ia menyarankan jika pengelolaan makam lebih baik harus diurus bersama-sama atau secara kekeluargaan.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL, Tahan Direktur PT ADCL Perkara Penyertaan Modal Rp 19 Miliar

Di sisi lain, H Imau juga membeberkan alasan mengapa pihaknya meminta penyelesaian konflik untuk bisa lebih dipercepat. Pasalnya, pengelolaan makam terdahulu dinilai belum berjalan secara maksimal.

Untuk menenangkan situasi, massa aksi akhirnya diterima oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor di Aula Kayuh Baimbai bersama Kasatpol PP, Camat Banjarmasin Utara serta perwakilan Polresta Banjarmasin.

Di situ, Arifin mengaku akan menampung tuntutan yang disampaikan pengunjuk rasa.

“Kami mengapresiasi tuntutan pengunjuk rasa. Sebenarnya secara hati nurani, kami hormati upaya mereka yang juga demi maksimalkan pembangunan di Kota Banjarmasin,” singkatnya.

Dikonfirmasi terpisah, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Doyo Pudjadi mengaku menyambut baik apa yang menjadi tuntutan pengunjuk rasa.

“Termasuk, meminta saya untuk dicopot sebagai Ketua Tim Percepatan Penanganan Pengelolaan Makam. Tidak apa-apa, silahkan saja. Itu tergantung Wali Kota,” ungkapnya.

Pria dengan sapaan Doyo itu menilai, dirinya sudah bekerja semaksimal mungkin. Namun apa daya, masing-masing kubu menurutnya masih berkeras ingin menguasai sendiri pengelolaan makam Raja Banjar itu.

“Saya doakan mereka (pengunjuk rasa) diberikan kesehatan. Kemudian semoga ada solusi yang terbaik dan cepat,” harapnya.

Di sisi lain. Doyo lantas menegaskan Pemko Banjarmasin tak ada kepentingan siapa pun yang menjadi pengelola makam. Lantaran sedari awal pihaknya hanya bertindak sebagai fasilitator.

“Yang penting ada pengelolanya yang profesional, produktif dan bisa memajukan kualitas makam. Karena kami (Pemko Banjarmasin) tidak punya kepentingan untuk menentukan siapa,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar
PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan
PATROLI Dini Hari Titik Rawan Balap Liar di Banjarmasin, Tindak 26 Pelanggar

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:38

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:15

POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10

PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:00

PATROLI Dini Hari Titik Rawan Balap Liar di Banjarmasin, Tindak 26 Pelanggar

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Berita Terbaru

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di podium China Open 2026, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Minggu (26/7/2026). (Foto: @badminton.ina)

Internasional

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Jul 2026 - 23:31

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca