Demi Tiket Murah, dari Aceh ke Jakarta via Malaysia

- Penulis

Minggu, 13 Januari 2019 - 08:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Demi tiket pesawat murah, warga Aceh yang ingin ke Pulau Jawa terbang via Malaysia dan bawa paspor. Namun di bandara tujuan kadang dicurigai imigrasi.

Perjalanan ke Jakarta dan sekitarnya via luar negeri ini dipilih traveler Aceh untuk menghemat biaya hingga 70 persen. Hal ini sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu namun baru heboh sejak awal tahun 2019. Memang, perjalanan via Malaysia ini butuh waktu lebih lama tentu juga harus punya paspor.

“Saya pernah pada 2018 kemarin ke Bandung transit di Malaysia. Tapi capeknya, pas kena pemeriksaan di imigrasi kedatangan, kita dicurigai. Belum lagi ketika pemeriksaan di kedatangan imigrasi di Bandung ditanya kenapa harus transit ke Kuala Lumpur. Pasti dicurigai,” kata seorang warga Meulaboh, Aceh Dedi Iskandar saat berbincang dengan detikTravel, Sabtu (12/1/2019).

Pilihan terbang melalui luar negeri terpaksa dipilihnya karena tiket pesawat langsung Aceh-Bandung melonjak drastis harganya. Dia mencontohkan, saat itu jika terbang dari Aceh ke Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara kemudian dilanjutkan ke Bandung, biayanya mencapai Rp3 juta.

Namun jika transit, harganya tidak sampai satu jutaan rupiah. Pengalaman lain yang dirasakan terbang via Kuala Lumpur yaitu waktu transit yang lumayan lama. Dedi mengaku saat itu harus menginap di bandara selama semalam sebelum melanjutkan penerbangan ke Bandung.

“Saya terpaksa milih jalur transit di Kuala Lumpur karena memang harga tiket lebih murah dan tidak ada pilihan lain. Itu murahnya sampai 70 persen,” ungkap Dedi.

Menurutnya, biaya hemat hingga 70 persen itu dapat digunakannya untuk makan-makan dan beli oleh-oleh di Malaysia. Meski demikian, dia mengaku ribet berangkat via luar negeri karena harus berurusan dengan pihak imigrasi.

“Sabtu pekan lalu saya juga kebetulan mau ke Jakarta, jenguk saudara sakit. Tapi karena ribet harus transit, akhirnya saya tunda sementara,” jelas Dedi.

Pengalaman lain terbang via Kuala Lumpur juga dipilih seorang warga Aceh, Safaruddin. Untuk berangkat ke Malang, Jawa Timur, dia juga berencana akan terbang dengan transit di Malaysia. Namun, Safar harus lebih dulu membuat paspor untuk ketiga anak serta anggota keluarganya.

Baca Juga :   OIKN: 67 Investor Swasta Sudah Berinvestasi Rp74,54 Triliun

“Saya dan keluarga akan ke Malang dengan AirAsia tapi transit di Kuala Lumpur. Harganya itu nggak sampai satu jutaan, jadi jauh lebih hemat,” kata Safaruddin saat dihubungi wartawan.

Safar mengaku sudah memesan tiket pesawat untuk keberangkatan pada Februari mendatang. Namun dia tidak terbang langsung tapi memilih jalan-jalan dulu di Malaysia sebelum melanjutkan ke Malang. Menurut Safar, tiket yang dipesannya jauh lebih murah dibanding penerbangan langsung dalam negeri.

Seperti diketahui, tiket pesawat dari Aceh ke Pulau Jawa memang sedang mahal. Dilihat detikTravel, Sabtu (12/1/2019) dari situs pemesanan, harga tiket langsung Banda Aceh ke Jakarta lebih mahal dibanding via Kuala Lumpur. Untuk penerbangan pada Senin (14/1) misalnya, harga tiket pesawat Lion Air dari Aceh ke Jakarta dengan sekali transit di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara berkisar Rp2.185.000 hingga Rp2.586.000.

Sementara tiket pesawat Batik Air penerbangan langsung dari Aceh ke Cengkareng Rp2.383.000. Pesawat Garuda Indonesia dengan penerbangan yang sama harga tiketnya Rp2.962.700. Sedangkan jika transit ke luar negeri, harga tiketnya malah lebih murah. AirAsia, misalnya, rute Aceh ke Bandara Cengkareng dengan sekali transit di Kuala Lumpur harga tiketnya Rp1.525.000.

Namun penerbangan dengan Air Asia waktu transitnya lebih lama yaitu berkisar 10 hingga 12 jam. Warga Aceh saat ini kebanyakan lebih memilih terbang dulu ke luar negeri kemudian baru ke tempat tujuan di Pulau Jawa.(detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERBAIKAN Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Rampung
LEMBAGA INTERNASIONAL “UCSZOO” Apresiasi Polda Kalsel Jaga Trenggiling dari Kepunahan
KAPOLDA KALSEL Pimpin Uji Coba Penanganan Karhutla Gunakan Metode Campuran Surfaktan “Pyrox” dan “Water Bombing”
HEBOH Seorang Anak Hilang dari Keramaian Pasar Murah di Kantor Kelurahan Kuripan Banjarmasin
HADAPI KEKERINGAN, Danrem 101/Ant Terjun Langsung Salurkan 21.000 Liter Air Bersih di Banjarmasin
AKSI KEMANUSIAAN dan Baksos di Masjid Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75
TERBAKAR LAGI di Kawasan Bandarmasih Komplek DPR Banjarmasin Barat
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:33

PERBAIKAN Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Rampung

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:03

LEMBAGA INTERNASIONAL “UCSZOO” Apresiasi Polda Kalsel Jaga Trenggiling dari Kepunahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:36

KAPOLDA KALSEL Pimpin Uji Coba Penanganan Karhutla Gunakan Metode Campuran Surfaktan “Pyrox” dan “Water Bombing”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:11

HEBOH Seorang Anak Hilang dari Keramaian Pasar Murah di Kantor Kelurahan Kuripan Banjarmasin

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:59

HADAPI KEKERINGAN, Danrem 101/Ant Terjun Langsung Salurkan 21.000 Liter Air Bersih di Banjarmasin

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:23

TERBAKAR LAGI di Kawasan Bandarmasih Komplek DPR Banjarmasin Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:30

POLIDIK di Sekolah Islam Terpadu Nuril Fikri Banjarmasin

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terbaru

Proses pengurugan pipa transmisi BPAM Banjarbakula yang sebelumnya mengalami kerusakan. Foto : BPAM Banjarbakula (SuarIndonesia/RW)

Kab. Banjar

PERBAIKAN Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Rampung

Rabu, 21 Okt 2026 - 01:33

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca