BMKG KALBAR: Sepekan ke Depan Berpotensi Hujan Lebat

- Penulis

Jumat, 11 April 2025 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi -- BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan selama sepekan ke depan Kalbar berpotensi hujan lebat. (Foto: Dok ANTARA/Jessica H Wuysang)

Foto Ilustrasi -- BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan selama sepekan ke depan Kalbar berpotensi hujan lebat. (Foto: Dok ANTARA/Jessica H Wuysang)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan.

“Puncak hujan diperkirakan terjadi pada 12-13 April 2025, dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor, terutama di wilayah yang rawan bencana,” kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Supadio Pontianak Sutikno, di Sungai Raya, Jumat (11/4/2025).

Dia menjelaskan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Kalbar masih cukup labil, sehingga mendukung terbentuknya awan konvektif yang dapat memicu hujan lebat dalam durasi singkat maupun panjang.

Meskipun demikian, ia memastikan kondisi tinggi gelombang laut di wilayah perairan Kalbar masih tergolong rendah, dengan kisaran antara 0,25 hingga 1,25 meter, sehingga relatif aman bagi aktivitas pelayaran. Sementara itu, kondisi pasang air laut juga tidak menunjukkan adanya anomali yang signifikan.

“Untuk potensi kebakaran hutan dan lahan saat ini masih tergolong rendah, seiring dengan tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Namun, kami tetap mengimbau masyarakat dan pihak terkait agar tidak lengah,” tuturnya.

Baca Juga :   ORANG UTAN 'Wak' Terusir Api Karhutla, Kabur ke Kebun Warga

Sutikno mengingatkan masyarakat agar selalu mengikuti informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG melalui kanal resmi, termasuk aplikasi, website, dan media sosial BMKG.

Ia juga mengimbau pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar menyiapkan langkah-langkah mitigasi sejak dini guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana akibat cuaca ekstrem, terutama di wilayah dengan kerentanan tinggi.

“Kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat sangat penting, termasuk dengan menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta memastikan sistem drainase lingkungan dapat berfungsi optimal,” kata Sutikno, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan menginformasikan pembaruan secara berkala guna mendukung keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat di Kalbar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

51 ORANG UTAN Diselamatkan dari Karhutla Kalbar
MEMPRIHATINKAN! 4 Orang Utan Terjebak Karhutla
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla
KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak
70 HARI Relawan Karhutla Lawan Asap dan Lakukan Evakuasi
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca