SuarIndonesia — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan, menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan sekaligus menopang daya tarik pariwisata daerah yang memiliki sejumlah destinasi unggulan.
Upaya tersebut terlihat dari pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakunci di Kelurahan Karang Taruna yang turut mendapat perhatian dari Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Alia Jumhur Hidayat yang melakukan peninjauan langsung.
Alia Jumhur Hidayat di Pelaihari, Kabupaten Tala, Selasa (11/8/2026), mengapresiasi upaya Pemkab Tanah Laut menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan di TPA Bakunci karena kondisi lingkungan yang bersih turut memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan.
“Tanah Laut sangat bersih dan indah. Selain lingkungannya yang bersih, Tanah Laut juga memiliki potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi, seperti Bukit Sapu Angin dan Pantai Batakan,” ujarnya.
Menurut Alia, kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Tanah Laut.
Dia menilai pengelolaan lingkungan yang baik perlu terus diperkuat karena keberadaan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga kondisi lingkungan di sekitarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Alia bersama Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Ketua TP PKK Tanah Laut Hj. Dian Rahmat, Ketua DWP Tanah Laut Nor Aida Ismail Fahmi dan jajaran pemerintah daerah melihat langsung aktivitas pengelolaan lingkungan di TPA Bakunci.
Rombongan turut meninjau alat pengolah pupuk kompos yang menjadi salah satu sarana pemanfaatan sampah sekaligus melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Kebersihan lingkungan harus menjadi kepedulian bersama karena manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga dapat mendukung daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata,” kata Alia.
Selain penanaman pohon dan peninjauan alat pengolah kompos, rombongan menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan dan bahan pokok sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan dan kepedulian lingkungan.
Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto mengatakan pengelolaan lingkungan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah karena Tanah Laut memiliki potensi wisata yang perlu didukung kondisi lingkungan yang bersih dan terjaga.
“Kami terus mendorong pengelolaan lingkungan yang baik agar kebersihan menjadi kekuatan dalam mengembangkan potensi wisata dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan,” demikian Rahmat.
Kenalkan potensi daerah
Sementara itu, dilansir dari Antara, Pemkab Tala, memanfaatkan kunjungan pendamping utama Menteri Lingkungan Hidup untuk memperkuat sinergi pengelolaan sampah sekaligus mengenalkan potensi daerah yang memiliki wilayah pertanian, perkebunan hingga pesisir.
Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto di Pelaihari, Kabupaten Tala, mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi pengelolaan sampah di daerah, termasuk rencana peninjauan tempat pembuangan akhir (TPA) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana persampahan.
Rahmat Trianto mengatakan Tanah Laut memiliki kekayaan alam yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membutuhkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.
“Tanah Laut bukan hanya memiliki tanah, tetapi juga laut. Kekayaan alam yang luar biasa ini menjadi potensi bagaimana hasil bumi yang ada dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















