SAR Angkut Turbin Lion Air dari kedalaman 32 meter di Bawah Laut

SAR Angkut Turbin Lion Air dari kedalaman 32 meter di Bawah Laut

Suarindonesia – Tim SAR Gabungan membawa temuan turbin pesawat Lion JT-620 ke Posko Taktis JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Minggu (4/11/2018).

Turbin tersebut ditemukan oleh LCU (landing craft utility) KRI Banda Aceh pada Sabtu (3/11) sore.

“Kemarin jam 16.40 WIB ditemukan posisinya di kedalaman 32 meter,” ujar Komandan Satuan Kapal Amfibi Koarmada I Kolonel Bambang Trijanto saat ditemui di Posko Taktis JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta seperti dilansir CNNIndonesia.com pada Minggu (4/11).

Turbin tersebut dibawa dalam keadaan sudah rusak. Turbin telah keluar dari cangkang dan bentuknya telah remuk.

Bambang mengatakan pengangkatan dilakukan menggunakan balon udara. Turbin dikaitkan dengan balon, lalu balon diisi dengan kompresor agar bisa mengangkat beban maksimal 8 ton ke permukaan air.

“Setelah di permukaan diangkat dengan crane milik Baruna Jaya,” lanjutnya.

Saat ini, Tim SAR Gabungan juga sudah menemukan satu turbin lainnya, ban belakang pesawat, dan satu bongkahan besar serpihan pesawat. Namun ketiga temuan itu masih dalam perjalanan menuju Posko Taktis JICT II.

“Mudah-mudahan hari ini cuaca cerah jadi bisa dibawa ke sini,” tutur dia. (BY)

 217 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: