Suarindonesia, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Zainal Helmi, mengapresiasi kinerja dari Denpom Lanal Balikpapan dan Banjarmasin.
Karena terungkapnya kasus dugaan pembunuhan seorang jurnalis di Banjarbaru (Juwita).
Dimana tersangka berisial berinisial J dengan pangkat Kelasi Satu, melakukan penganiayaan hingga korbannya meninggal dunia.
Bahkan Pomal Banjarmasin, juga telah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban sebanyak dua kali dan mengamankan beberapa barang bukti.
“Mulai awal ditemukannya Juwita meninggal kita sudah komitmen PWI untuk mengawal proses pencarian pelaku.
Tapi Alhamdulilah diduga pelaku sudah ditemukan dan kita kawal adalah bagaimana di pengadilan nanti pelaku dapat dihukum seberat beratnya,” ujar Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, Jumat (4/4/2025).
Untuk saat ini biarkan proses berjalan sebagaimana mestinya dan pengadilan pula membuktikan bahwa kejadian tersebut adalah pembunuhan berencana sesuai dari bukti-bukti yang ada.
PWI juga menyatakan siap memberikan bantuan hukum dan mengawal kegiatan yang termasuk peliputan pada saat nanti diduga pelaku diadili di pengadilan hingga inkrah atau berkekuatan hukum tetap.
“Tidak soal mengawal tapi juga menjaga proses hukumny, jangan sampai tidak mengawal, sehingga nanti lepas dari tuntutan hukum dari pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan agar kasus tersebut tidak terulang lagi di Kalsel.
Sementara ini, PWI Kalsel sendiri menilai Denpom Lanal Balikpapan, dan Pomal Banjarmasin, sudah terbuka menyampaikan perkembangan kasus tersebut.
Transparansi ini yang harus dikawal, benar atau tidak pasal yang dituduhkan ke terduga pelaku dikenakan pasal yang cukup berat.
“Kalau tidak dikawal, saya kuatir nanti hukumannya tidak sesuai yang diharapkan.,” ucapnya.
Diketahui, saat ini proses hukum sudah naik dari penyelidikan ke tahapan penyidikan.
Terduga pelaku merupakan anggota Lanal Balikpapan yang sudah bertugas lebih dari satu bulan di kesatuan.
“Pihaknya juga menyerahkan bukti-bukti yang menguatkan mengarah terhadap pembunuhan yg dilakukan Penyidikan,” ujar Mayor Ronald sebelumnya.
Dia menekankan bahwa Pomal akan memproses kasus ini secara transparan dan tidak ada satupun yang ditutupi sesuai instruksi dan arahan dari Pimpinan Mabes TNI AL agar pelaku ditindak secara tegas. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















