POLRESTA Terus Kejar Penadah Komplotan Penutup Drainase

Bagikan :
POLRESTA Terus Kejar Penadah Komplotan Penutup Drainase

SuarIndonesia — Menindaklanjuti banyaknya penutup lubang saluran drainase yang dicuri, akhirnya mendapat respon cepat dari aparat kepolisian.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman membeberkan, bahwa pihaknya sudah menyuruh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin untuk melaporkan kondisi tersebut kepada pihak kepolisian.

“Infonya tadi malam sudah tertangkap pelakunya,” ucapnya saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Kamis (20/1/2022).

Benar saja saat awak media mencoba mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo mengungkapkan bahwa pihaknya sudah meringkus sejumlah pelaku yang diduga komplotan pencuri penutup lubang drainase.

“Alhamdulillah, hari ini sudah bisa kita ungkap. Ada tiga orang yang kita tangkap dengan barang bukti tutup drainase yang ada,” ucapnya usai mengikuti rapat bersama seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Baca Juga :

KOMPLOTAN Pencuri Penutup Gorong-Gorong Drainase Diciduk Polisi

Kendati sudah berhasil diringkus, Sabana masih enggan membeberkan secara rinci, kapan dan di mana penangkapan dilakukan, termasuk motif pelaku.

“Ini masih akan kami kembangkan kembali. Ini komplotan. Karena tidak sendirian pelakunya, dan tidak mungkin sendiri. Pasti melibatkan penadah. Dan siapa yang memesan akan kami cari,” jelasnya.

“Yang jelas, masyarakat tak perlu khawatir. Akan terus kami selidiki,” pungkasnya.

Di sisi lain, dari informasi yang dihimpun, laporan atas pencurian itu dibuat oleh pihak Dinas PUPR Kota Banjarmasin. Dari data itu, diketahui ada tujuh penutup lubang drainase yang dilaporkan hilang.

Rinciannya, tiga buah di kawasan Jalan Simpang Anem, tiga buah di kawasan Jalan Kuin Cerucuk dan satu buah di Jalan Cendrawasih. (SU)

 313 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.