PETANI Diimbau DPKP Kalsel Antisipasi Dini dan Cegah Karhutla

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PKP Kalsel, Syamsir Rahman. Foto : istimewa

Kepala Dinas PKP Kalsel, Syamsir Rahman. Foto : istimewa

Suarindonesia – 

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) mengimbau para petani untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi tahun ini.

Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, menyampaikan bahwa berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, fenomena El Nino diperkirakan akan memicu kemarau lebih panjang dan berdampak signifikan terhadap sektor pertanian di Kalimantan Selatan.

“Dengan adanya El Nino, kemarau akan lebih panjang dari biasanya dan tentu berdampak pada kondisi lahan pertanian. Karena itu, perlu langkah antisipatif dari para petani,” ujar Syamsir di Banjarbaru, Senin (6/4/2026).

Syamsir menegaskan, salah satu hal utama yang harus diperhatikan adalah larangan membuka lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut dinilai sangat berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca kering.

“Petani tidak boleh lagi membuka lahan dengan membakar. Ini penting untuk mencegah kebakaran yang bisa meluas,” tegasnya.

Selain itu, petani juga diimbau untuk mulai membersihkan lahan dari rumput kering. Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi potensi bahan bakar alami yang dapat memicu kebakaran.

Dalam masa panen, Syamsir juga mengingatkan agar petani tidak hanya memanen bagian atas tanaman, tetapi hingga ke bagian bawah dengan menggunakan alat panen seperti combine harvester. Hal ini bertujuan untuk mengurangi sisa batang atau ilalang kering yang mudah terbakar.

Baca Juga :   CEGAH KARHUTLA, Petani Diimbau Buka Lahan Secara Manual

“Kalau panen sampai bawah, maka sisa-sisa tanaman yang berpotensi terbakar bisa diminimalisir,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong petani untuk mulai menyiapkan langkah mitigasi, seperti melakukan pengomposan (komponisasi), serta mengaktifkan kembali sumur bor guna memastikan ketersediaan air selama musim kemarau.

Tak hanya itu, peran pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota juga diharapkan aktif dalam mendukung upaya tersebut, termasuk melalui brigade pangan yang telah memiliki peralatan pendukung di lapangan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan bersama melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta sinergi dengan aparat seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mengantisipasi potensi kebakaran.

“Yang terpenting adalah saling menjaga dan saling mengingatkan. Ini menjadi kunci utama kita dalam menghadapi musim kemarau,” pungkasnya.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANK KALSEL Apresiasi Petenis Meja U-16 dan Perlu Terus Dibina untuk Kancah Nasional
BANK KALSEL Kembali Dukung Turnamen Tenis Meja Terbuka VI DPRD Kalsel 2026
BANK KALSEL dan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial Bagi Pengguna Aksel
FJPI Gandeng Bank Kalsel, Jurnalis Perempuan Didorong Kawal Pencegahan Karhutla
BANK KALSEL Syariah Umumkan Tiga Pemenang Lomba Reels “Impian Hajiku”
SEMARAK Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-76, Bank Kalsel Hadirkan Promo dan Voucher Belanja
BANK KALSEL Perluas Akses Layanan, Resmi Buka KCP Halong
SEMANGAT Berbagi Harjad ke-500, Bank Kalsel dan FKUB Banjarmasin Salurkan 250 Paket Sembako
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:33

VONIS,. Eks Kajari HSU “Mendekam” di Penjara 5 Tahun 10 Bulan

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Senin, 21 September 2026 - 19:33

PENGANGKATAN Guru PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu tanpa Tes

Minggu, 20 September 2026 - 22:57

ANGGOTA DPRD Mempawah Diduga Bakar Lahan untuk Tanam Sawit

Minggu, 20 September 2026 - 22:50

BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin

Minggu, 20 September 2026 - 22:08

64 PESAWAT dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

Jumat, 18 September 2026 - 23:43

KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan

Jumat, 18 September 2026 - 21:18

KPK: Pengadaan dan Mutasi Jabatan di Daerah Rawan Korupsi

Berita Terbaru


Dinas, anak orang utan mendapat perawatan. (Foto: Istimewa)

Kalteng

DINAS Ditemukan Lemas!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca