GELAPNYA Jembatan Basit Disebabkan Kabel Lampu Dicuri

Bagikan :
GELAPNYA Jembatan Basit Disebabkan Kabel Lampu Dicuri

SuarIndonesia — Penyebab gelapnya Jembatan Alalak 1 atau yang dikenal dengan nama Jembatan Basit akhirnya terkuak.

Rupanya, padamnya lampu penerangan di jembatan yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 21 Oktober 2021 yang lalu tersebut ternyata dikarenakan pencurian kabel.

Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Slamet Begjo membeberkan, ada beberapa kabel yang dicuri oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Ia menjelaskan, fakta tersebut terungkap ketika dilakukan penelusuran oleh petugas Dishub Banjarmasin terkait penyebab padamnya lampu penerangan di jembatan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Barito Kuala dengan Kota Banjarmasin tersebut.

“Kabel yang dicuri ini adalah kabel penghubung panel utama ke lampu-lampu di sana,” bebernya saat ditemui awak media di lobi Balai, Rabu (2/2/2022) siang.

Bahkan, Slamet menambahkan, kondisi tersebut sudah terjadi selama kurang lebih seminggu ini.

Lantas, apa yang dilakukan untuk menanggulangi kondisi yang sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat tersebut?

Baca Juga :

POLISI tak Bisa Berikan Sanksi Tilang Terhadap Truk Melintas Jembatan Alalak I, Begini Alasannya

Terkait masalah mati dan hilangnya kabel lampu penerangan Jembatan Alalak 1 itu, Slamet mengaku, sudah menyampaikan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XI Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Sudah kita sampaikan kepada pihak BPJN, karena ini bukan tanggungan kita. Kita (Pemko Banjarmasin) hanya bertanggung jawab membayar tagihan listriknya saja,” kata Slamet.

Sementara untuk perbaikan ataupun pergantian atas kabel yang hilang, hingga saat ini masih belum diketahui kapan kepastiannya.

“Yang pasti sudah kita laporkan ke pihak BPJN, cuma pihak BPJN masih belum memberikan kepastian waktunya” ucap Slamet.

Ia menilai, telah dicurinya kabel tersebut diduga karena kurangnya antisipasi pihak BPJN saat pemasangan lampunya, sehingga sampai bisa tercuri oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Karenakan alat-alatnya masih baru, mungkin teman-teman dari BPJN kurang antisipasi dengan maraknya pencurian-pencurian kabel, sehingga sampai terjadi di situ,” tutur Slamet.

“Mungkin tidak menduga juga sampai terjadi pencurian kabelnya, karenakan posisi kabelnya ada di bawah jembatan,” tambahnya.

Slamet juga mengimbau kepada para pengendara yang melintas di jembatan tersebut, agar lebih berhati-hati, karena kondisinya yang gelap, sehingga dapat membahayakan para pengendara.

“Untuk warga yang melintas, agar lebih berhati-hati, terutama saat kondisi jalannya yang gelap,” pungkasnya. (SU)

 242 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.