EMPAT SMP di Banjarmasin Siap Belajar Tatap Muka Usai Kantongi Izin Plt Wali Kota

- Penulis

Minggu, 15 November 2020 - 21:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Setelah memperoleh izin dari Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah, sebanyak empat sekolah jenjang pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) akhirnya bisa menerapkan proses pembelajaran tatap muka.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto pada awak media melalui sambungan telepon, Minggu (15/11/2020) siang.

“Iya, besok dimulai simulasinya. Sudah ada izin dari Plt Wali Kota dan Tim Gugus Tugas,” ucapnya pada awak media.

Pria dengan sapaan totok itu melanjutkan, empat sekolah yang dimaksud antara lain SMPN 7, SMPN 10, SMPN 12 dan SMPN 31 Banjarmasin.

Selain sudah mengantongi izin dan rekomendasi, empat SMPN itu juga telah mendapatkan banyak persetujuan wali murid untuk menggelar pembelajaran tatap muka.

“Besok kita akan tinjau pelaksanaan simulasi belajar tatap muka nanti,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelum sekolah dapat kembali dibuka dan bisa menggelar pelajaran tatap muka, masing-masing sekolah sudah diinstruksikan untuk mempersiapkan kuesioner yang dibagikan kepada wali murid sebagai survei, untuk melihat apakah wali murid setuju agau tidak dengan dibukanya sekolah di masa pandemi.

Baca Juga :   BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Lebih lanjut, dalam kuesioner itu pula, terdapat bukti bahwa wali murid memberikan izin agar anaknya bisa mengikuti pelajaran yang berlangsung di masa pandemi.

Kemudian, apabila kuesioner sudah dibagikan oleh seluruh sekolah, hasilnya pun dikumpulkan melalui rapat bersama antara Disdik Kota Banjarmasin dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

Dari hasil rapat, dari 35 SMPN di Kota Banjarmasin yang paling memungkinkan menggelar pembelajaran tatap muka hanya ada empat sekolah. Artinya 31 SMPN belum memenuhi syarat untuk sekolah bisa dibuka.

Dengan catatan sekolah yang diizinkan buka, kemudian wajib menjalankan protokol kesehatan secara ketat, hingga menjalankan sejumlah persyaratan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA VENDOR “Salvage” KM Virgo Transport 8 Belum Final Penunjunkan
JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri
DITAHAN Polda Kalsel Nakhoda KM Virgo Transport 8, Setelah Ditetapkan Tersangka
RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit
TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas
SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin
CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:39

DUA VENDOR “Salvage” KM Virgo Transport 8 Belum Final Penunjunkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09

JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Rabu, 30 September 2026 - 21:26

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah

Rabu, 30 September 2026 - 21:15

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:44

MALAM INI, Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 10 Korban KM Virgo Transport 8

Rabu, 30 September 2026 - 14:06

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Berita Terbaru

Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: HO-BPBD Kotim)

Kalteng

KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Okt 2026 - 20:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca