Suarindonesia – Ribuan masyarakat Banua yang berasal dari Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, ditambah dari Kabupaten Banjar dan Barito Kuala antusias menghadiri kegiatan Hikmah Ramadhan 1445 hijriah yang digagas Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin , di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Sabtu (16/3/2024) malam.
Pada Hikmah Ramadhan, Paman Birin mengundang penceramah Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah.
Paman Birin pun mengundang masyarakat umum untuk berhadir pada kegiatan keagamaan itu sekaligus mendengarkan dan menyaksikan langsung dai kondang Gus Miftah yang biasa hanya dilihat melalui channel YouTube atau televisi.
Acara diawali dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah kemudian tausiah Guru Supian Al-Banjari sebagai pembuka.
Paman Birin pun menyampaikan terima kasih atas apresiasi masyarakat yang hadiri menghadiri kegiatan, meskipun dari lokasi yang cukup jauh.
“Terima kasih pian-pian sudah hadir di sini, dan mohon maaf jika ada kekurangan dari penyambutan dari kami,” ujarnya.
Pada acara inti, Gus Miftah menuturkan seputar hikmah puasa. Materi pun disampaikan Gus Miftah dengan santai jelas dan diselingi jokes-jokes yang nampak mengundang tawa jemaah yang hadir.
Pesan yang disampaikan Gus Miftah yakni soal menyembunyikan tiga hal, pertama menyembunyikan kemiskinan atau tidak dibuka ke orang lain demi mendapatkan bekas kasih atau bantuan.
Kemudian, pentingnya menyembunyikan rasa marah. Karena hal ini tidak mudah dan dikatakan, jihad yang paling berat itu melawan marah, ujarnya.
Pesan berikutnya, agar tidak menjadi orang yang sudah paling baik, lalu memandang rendah orang lain.
Terakhir, Gus Miftah menyampaikan menyembunyikan rasa sakit, sehingga orang mengira selalu mendapatkan nikmat Allah SWT. Dengan kata lain, bisa menahan diri dalam berbagai hal agar tidak melakukan dosa, termasuk menahan diri dari pamer harta.(ADV/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















