SuarIndonesia – BPKP Kalsel menyarankan para pegawai menggunakan sepeda saat menuju kantor.
Mengapa demikian, Kepala Perwakilan BPKP Kalsel, Rudy M. Harahap, melihat gejala akibat inflasi dari beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Menurut beberapa titik SPBU di Kalimantan Selatan sudah mengalami antrean panjang untuk mengisi bahan bakar. Ini menandakan krisis ketersediaan energi yang serius.
“Masyarakat dijaga jangan sampai melakukan panic buying atas keterbatasan ketersediaan bahan bakar,” ungkap Rudy.
Disebutnya, inflasi di daerah harus ditangani bersama dan harus melibatkan semua pihak yang ada di Kalimantan Selatan.
Sebagai langkah kolaborasi untuk meredam inflasi di Kalimantan Selatan, Rudy meminta pemerintah daerah dan Desa bersama unsur TNI/Polri dan lainnya menerapkan gerakan Bike to Work (Berkendaraan dengan Sepeda ke Kantor) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalimantan Selatan.
“Apabila langkah ini diterapkan, kita dapat menyumbangkan efisiensi penggunaan energi karbon yang tidak membebani subsidi anggaran negara/daerah,” ujarnya.

Rudy sendiri sudah menyurati seluruh kepala daerah di Kalsel, baik gubernur maupun bupati atau wali kota. Surat itu dikirim Rabu (31/8/2022).
Rudy M Harahap meminta atensi seluruh Kepala Daerah se-Kalimantan Selatan menganggarkan pengendalian inflasi.
Selain itu, mereka diminta mengambil langkah strategis dan kolaboratif.
Dikatakannya, hal itu merupakan hal serius untuk menekan inflasi di Kalimantan Selatan, terutama Kabupaten Kotabaru yang sudah kritis di atas 6 persen.
Meskipun Indonesia dianggap “sukses” oleh dunia dalam menghadapi recovery pandemi Covid-19 dan ekonominya tumbuh (reborn) naik kembali ke angka 5,4 persen, inflasi sudah mengancam Indonesia.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















