WASPADAI Ormas Berkedok Debt Collector

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika memimpin apel Satgas Operasi Premanisme di halaman Mapolres Kubu Raya, Jumat (9/5/2025) (Foto: ANTARA/HO-Jessica Helena Wuysang)

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika memimpin apel Satgas Operasi Premanisme di halaman Mapolres Kubu Raya, Jumat (9/5/2025) (Foto: ANTARA/HO-Jessica Helena Wuysang)

SuarIndonesia — Polres Kubu Raya memulai pelaksanaan Operasi Premanisme sebagai tindak lanjut dari arahan Asisten Kapolri untuk mewaspadai adanya Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang berkedok debt collector.

“Sesuai arahan Kapolri, operasi ini menekankan pentingnya strategi preemtif guna menekan praktik premanisme yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia meminta satuan tugas melakukan patroli rutin setiap hari, terutama pada jam-jam rawan, di lokasi yang kerap terjadi dugaan pungutan liar (pungli),” kata Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika saat mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Mabes Polri, di Sugai Raya, Jumat (9/5/2025).

Kadek Ary juga mengingatkan jajaran intelijen untuk mewaspadai kemungkinan adanya keterlibatan oknum tertentu dalam jaringan premanisme. Ia meminta pemetaan menyeluruh terhadap pola-pola dan modus operandi yang berkembang.

“Tidak menutup kemungkinan ada oknum yang terlibat. Ini perlu diantisipasi dengan cermat oleh satuan intelijen,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolres menggarisbawahi maraknya organisasi masyarakat (ormas) yang menyamar sebagai debt collector dan melakukan penarikan kendaraan secara paksa, bahkan dengan kekerasan.

“Banyak ormas yang beroperasi sebagai debt collector ilegal, melakukan penarikan kendaraan di jalan dengan cara preman. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata Kadek, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Kadek Ary juga menilai praktik premanisme tak hanya mengancam kamtibmas, tapi juga dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan memicu konflik sosial. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dengan tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah hukum Polres Kubu Raya.

Baca Juga :   PENGUSAHA Singkawang Ditembak, Adik Diduga Jadi Inisiator

“Kami akan melibatkan stakeholder dan tokoh masyarakat untuk menangani persoalan ini secara menyeluruh,” katanya.

Sebagai bagian dari strategi besar, Kapolres mendorong tiga pendekatan utama yakni: preemtif, preventif, dan penegakan hukum (gakkum) dalam rangka menciptakan situasi keamanan yang kondusif di tengah masyarakat. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus
BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif
TEREKAM CCTV, Pencuri Motor Diringkus Satreskrim Polresta Banjarmasin
KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima
KORUPSI PERTAMBANGAN: Tim Jampidsus Geledah Sejumlah Lokasi di Kaltara
KORUPSI NIKEL: Kejagung Tetapkan Korporasi dan Empat Orang Tersangka
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
KASUS SAMIN TAN: 436 Ribu Ton Batu Bara Dilelang Kejagung, Laku Rp 179 M

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:45

BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 21:10

RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Senin, 28 September 2026 - 21:06

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Berita Terbaru

Ketua Umum Perempuan Aman Devi Anggraini (kiri), Dewan Pakar Perempuan Aman Arimbi Heroepoetri (kedua kiri), Dewan Nasional Perempuan Aman dari Kalimantan Isnah Ayunda (ketiga kiri), dan Pengurus Harian Komunitas Perempuan Aman Sawesuma Novilla Maria Aru (kedua kanan) dalam media gathering Temunas IV Perempuan Aman, di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:09

Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kapolda Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca