WADUH Tawarkan Anak Angkat untuk Disetubuhi ‘Lelaki Hidung Belang’, Inilah Ungkapan Adegan Sebelumnya

WADUH Tawarkan Anak Angkat untuk Disetubuhi ‘Lelaki Hidung Belang’, Inilah Ungkapan Adegan Sebelumnya

Suar Indonesia – Jajaran Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin berhasil mengungkap sekaligus menangkap pelaku perdagangan anak di bawah umur.

Ernani,.perempuan berusia 57 tahun berhasil diciduk petugas ketika berada di kawasan Pasar Kasbah Banajrmasin, Rabu (9/10) sekitar pukul 10.00 WITA .

Tertangkap Ernani, warga Banjarmasin Utara Banjarmasin berdasarkan laporan masyarakat yang kemudian di tindaklanjuti dengan penyelidikan.

Dimana, modus yang di lamcarkan Ernani yang mengaku sebagai tukang pijat menawarkan anak angkat yang berusia 16 tahun kepada ‘lelaki hidung belang’.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi, tertangkapnya pelaku berawal dari amggota Sabhara Polsek Utara melaksanakan patroli.

Dimana ada masyarakat yang menginformasikan seorang ibu yang menjual anak yang masih di bawah umur.

” Mengetahui hal tersebut, petugas pun mengamankan dan dibawa ke Polresta Banjarmasin guna di mintai keterangan,” jelas Kasat kepada awak media,” Kamis (10/10)

Diungkapkan Kasat, berdasarkan keterangan pelaku, bahwa ia menawarkan anak angkat kepada lelaki hidung belang berkisar Rp 250 ribu hingga Rp 1 Juta .

” Anak angkat pelaku berinisial DA berusia 16 tahun ini di pelihara sejak kecil dan sudah di tawarkan kepada lelaki sejak berusia 14 Tahun,” ucapnya.

Namun begitu diungkapkan Ade lagi, terlebih dahulu korban diajak pelaku untuk mwnyaksikan ia bersetubuh dengan seorang lelaki.

” Korban diajarkan pelaku untuk melayani seorang pria dengan cara pada saat pelaku bersetubuh dengan seorang laki laki.

Dan korban ikut ke dalam kamar dengan menyaksikan pelaku melayani seorang pria,”  ujarnya.

Tak hanya itu, korban untuk menghindari pemeriksaan kartu indetitas, pelaku membuatkan KTP dengan usia lebih tua dari umur sebenarnya yakni 19 tahun.

” Korban juga selalu di berikan pil kontrasepsi agar tidak hamil,”tambah kasat.
selaya menambahkan terkait hal ini, jika terbukti bersalah pelaku Ernani akan di jerat dengan pasal 2ayat 1 UU Ri No 21 tahun 2007 tentang pemberdayaan perdagangan orang dan pasal 83 UU Ri No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak .

Sementara itu berdasarkan pengakuan Ernani bahwa ia terpaksa melakukan hal ini karena himpitan ekonomi. (YI)

 321 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!